Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Harga Minyak Dunia Loyo Setelah Angola Putuskan Keluar dari OPEC

JUMAT, 22 DESEMBER 2023 | 17:03 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Harga minyak dunia melesu setelah Angola mengumumkan akan keluar dari Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC).

Berdasarkan laporan yang dikutip Reuters, Jumat (22/12), harga minyak mentah berjangka Brent terpantau turun 31 sen, menjadi 79,39 dolar (Rp1,229 juta) per barel.

Sementara minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS dibanderol menjadi 73,89 dolar (Rp1,143 juta) per barel, atau turun sekitar 33 sen.


Melemahnya harga minyak dunia itu terjadi setelah Menteri Perminyakan Angola, Diamantino Azevedo, memutuskan keluar dari OPEC pada Kamis (21/12), karena organisasi itu dianggap tidak pernah bisa memenuhi kepentingan negaranya. Termasuk saat kelompok yang dipimpin Saudi menggalang dukungan untuk memperdalam pengurangan produksi guna mendorong harga minyak.

Pada pertemuan November, Angola sebelumnya memprotes keputusan OPEC, karena telah memotong kuota produksinya pada 2024 untuk membantu menopang harga minyak.

Kebijakan tersebut membuat Angola memutuskan akan keluar dari OPEC. Negara di Afrika Bagian Tengah itu diketahui memproduksi sekitar 1,1 juta barel per hari (bpd) dari total 28 juta barel per hari yang dihasilkan seluruh anggota OPEC.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya