Berita

Menlu RI, Retno Marsudi dan Menlu Tunisia, Nabil Ammar di Tunis pada Kamis, 21 Desember 2023/Net

Dunia

Indonesia dan Tunisia Sepakat Selesaikan Negosiasi PTA Tahun Depan

JUMAT, 22 DESEMBER 2023 | 15:51 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Proses negosiasi Preferential Trade Arrangement (PTA) antara Indonesia dan Tunisia akan dipercepat dan diharapkan selesai tahun 2024.

Kabar itu diungkap oleh Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi dalam Press Briefing Kunjungan ke Tunisia pada Kamis (21/12).

Retno menjelaskan bahwa proses PTA antara kedua negara telah dimulai sejak 2018. Kemudian enam putaran negosiasi terakhir dilakukan tahun 2022.


"Indonesia dan Tunisia berkomitmen untuk mempercepat negosiasi. Kita akan berusaha semaksimal mungkin agar negosiasi dapat selesai tahun depan," kata Retno.

Menurut Retno, implementasi PTA akan semakin memperkokoh hubungan perdagangan kedua negara.

"Dan kita berharap dengan PTA, tren perdagangan ini akan semakin kuat," ujarnya.

Volume perdagangan Indonesia-Tunisia terus tumbuh, rata-rata 29,39 persen per tahun sejak 2018. Tahun lalu volume perdagangan tercatat 215,3 juta Dolar AS, ini adalah angka tertinggi sejak 2018.
 
Indonesia juga mencatat neraca positif pada 2018-2022, dimana di tahun 2022, perdagangan surplus sebesar 123,9 juta Dolar AS.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya