Berita

Caleg DPR RI Dapil Lampung I Rahmawati Herdian/RMOLLampung

Politik

Anak Walikota Bandar Lampung Mangkir Lagi Pemeriksaan Bawaslu

Diduga Mobilisasi Aparat Kelurahan jadi Timses Pileg
JUMAT, 22 DESEMBER 2023 | 05:57 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Caleg DPR RI Dapil Lampung I Rahmawati Herdian kembali mangkir dari panggilan Klarifikasi Bawaslu Bandar Lampung, Kamis (21/12). Hingga pukul 12.00 WIB dia tak kunjung datang ke Kantor Bawaslu Kota.

Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Bandar Lampung Muhammad Muhyi mengatakan, dalam surat panggilan, klarifikasi dijadwalkan pukul 08.00 WIB.

"Belum ada konfirmasi tapi sepertinya tidak datang karena jadwal panggilan jam 08.00 WIB," ujar Muhammad Muhyi dikutip Kantor Berita RMOLLampung.


Rahmawati Herdian dipanggil untuk diklarifikasi terkait Lurah yang memerintahkan aparatur kelurahan Perumnas Wayhalim untuk membantu pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) dirinya. Bahkan APK Rahmawati disimpan di gudang kelurahan.

Dia mengatakan, tidak ada pemanggilan lagi terhadap Rahmawati Herdian. setelah ini Bawaslu akan melakukan kajian dari hasil klarifikasi beberapa saksi dan bukti foto beserta video.

"Terkait pelanggaran pidana pemilu akan dibahas dengan Gakkumdu, dan dugaan pelanggaran lainnya netralitas ASN akan direkomendasikan ke KASN. Tapi kami akan bahas di pleno dulu," jelasnya.

Diketahui, Rahmawati Herdian merupakan anak kandung Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana dan Ketua DPW Partai Nasdem Lampung, Herman HN. Herman HN juga pernah jadi Walikota selama dua periode sebelum Eva.

Panggilan klarifikasi pertama kepada Rahmawati Herdian dijadwalkan Bawaslu pada Selasa (19/12). Tetapi dia mangkir dan mengutus anak buah ayahnya, yakni Wakil Ketua Bappilu Nasdem Lampung Aryanto Yusuf.

Rahmawati beralasan sedang melakukan kampanye di Waydadi Baru, Waydadi dan Korpri Raya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Fokusmaker Sentil Azis Narang: Jangan Jual SOKSI untuk Kepentingan Politik Pribadi

Sabtu, 07 November 2026 | 18:26

Airlangga Akui Kasus Penyadapan pada Presiden Ganggu Sentimen Investor

Sabtu, 07 November 2026 | 18:17

Bantah Terlibat Penyadapan Ilegal, Bahlil: Ini Ulah Abuleke

Sabtu, 07 November 2026 | 17:48

ARBI Bakal Gelar Aksi Akbar di Al-Azhar, Ini Lima Tuntutannya

Sabtu, 07 November 2026 | 17:40

HUT ke-73 KPU Dirayakan Sederhana, Refleksi Integritas Bareng Para Mantan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:45

Ketum Peradi Profesional: Advokat Bukan Pelengkap Peradilan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:08

Menimbang Perpres 107/2026 dan Dampaknya pada Kelancaran Pengadaan Energi

Sabtu, 07 November 2026 | 15:48

Tekanan Jual Mereda, Harga Bitcoin Menguat ke 75.928 Dolar AS

Sabtu, 07 November 2026 | 15:40

Film Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang Tayang Jelang Imlek

Sabtu, 07 November 2026 | 15:18

Pangdam XXII/Tambun Bungai Pimpin Pemulangan Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo ke Kediri

Sabtu, 07 November 2026 | 15:14

Selengkapnya