Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Perubahan Jalur Peron Manggarai akan Berlaku Selamanya

KAMIS, 21 DESEMBER 2023 | 15:02 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Perubahan jalur penumpang KRL di Stasiun Manggarai, Jakarta, karena adanya perubahan pola operasi atau switch over (SO) ke-7 dipastikan akan berlaku selamanya.

Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Risal Wasal, pada Rabu (20/12), usai diberlakukannya perubahan alur tersebut.

"Kayaknya engga akan berubah. Ini sudah yang terbaik," katanya, seperti dikutip Kamis (21/12).


Menurut Risal, alur penumpang yang berlaku saat ini lebih memudahkan pergerakan para penumpang ke KRL, dibandingkan sebelumnya,

"Menyesuaikan kepergian kereta dengan orang. Tidak terjadi crossing antar orang. Yang kedua semuanya terlindungi dalam melakukan pergerakan," jelasnya.

Adapun SO ke-7 yang diberlakukan itu disebut telah memberikan beberapa dampak perubahan bagi pengguna KRL di Stasiun Manggarai.

Di antaranya, pengguna line KRL Cikarang tujuan Tanah Abang atau Kampung Bandan yang sebelumnya dilayani di peron antara jalur 6 dan 7, kini menjadi beralih ke peron di antara jalur 1 dan 2.

Kedua, pengguna KRL Cikarang tujuan Bekasi atau Cikarang yang semula dilayani di peron jalur 8, akan dipindah ke peron antara jalur 3 dan 4.

Selanjutnya pengguna commuter line feeder tujuan Tanah Abang atau Kampung Bandan yang semula dilayani di peron jalur 6 dan 7, akan dialihkan ke peron antara jalur 1 dan 4.

Kemudian pengguna Kereta Bandara Soetta yang dulu dilayani pada jalur 9 akan dialihkan ke jalur 7 dan 8.

Sementara penumpang KRL tujuan Bogor, Nambo, Jakarta Kota tidak berubah, atau tetap di peron 9,10,11 dan 12.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya