Berita

Representative Image/Net

Bisnis

Ladang Gas Besar Ditemukan di Andaman, Terbesar Ketiga di Dunia

KAMIS, 21 DESEMBER 2023 | 13:58 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), dan perusahaan energi asal Uni Emirat Arab, Mubadala Energy, menemukan harta karun besar yaitu cadangan gas baru berpotensi lebih dari 6 trillion feet cubic (TFC).

Cadangan itu ditemukan di sumur ekspolorasi Layaran-1 Kontrak Kerja Sama (KKS) South Andaman, yang terletak sekitar 100 kilometer dari lepas pantai Sumatera bagian utara.

Sumur yang dioperasikan Mubadala Energy itu menemukan kolom gas yang luas dengan ketebalan lebih dari 230 meter di oligocene sandstone reservoir berkualitas baik.


Berdasarkan akuisisi data lengkap, termasuk wireline, coring, sampling, dan production test yang telah dilakukan, sumur tersebut dinyatakan sukses mengaliri kualitas gas yang baik dengan kapasitas 30 mmscfd.

Selain itu, temuan sumur Layaran-1 itu juga dilaporkan memiliki potensi mencapai 6 tcf gas-in-place, sehingga penemuan baru itu diproyeksi melebihi penemuan sumur Geng North-1, cekungan Kutai dan akan masuk ke dalam penemuan gas ketiga terbesar di dunia.

Atas penemuan gas besar di South Andaman yang dioperasikan oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Mubadala Energy, Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto menyampaikan apresiasinya.

"Atas nama SKK Migas, saya menyampaikan terima kasih atas kerja keras dan dedikasi yang kuat yang ditunjukkan oleh Mubadala Energy dalam melakukan pengeboran di laut dalam. Serta saya sampaikan selamat atas keberhasilan Mubadala Energy yang telah berhasil menemukan cadangan gas dalam jumlah besar," kata Dwi dalam keterangan tertulis, Selasa (19/12).

Saat ini, SKK Migas akan menindaklanjuti laporan tersebut dan akan melakukan evaluasi serta kajian lebih lanjut, yang disebut menjadi kado terindah menjelang penutupan 2023.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya