Berita

Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) 2024/RMOL

Politik

Sumber Dana Kampanye Prabowo-Gibran Terbanyak dari Parpol, Ganjar-Mahfud dari Perusahaan Swasta, Amin Nihil Penyumbang

KAMIS, 21 DESEMBER 2023 | 11:46 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Dana kampanye tiga pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) ternyata didapat dari sumber yang berbeda-beda. Hal itu terlihat dari laporan dana awal kampanye (LADK) yang diserahkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.

Berdasarkan penelusuran Kantor Berita Politik RMOL melalui sistem informasi kampanye dan dana kampanye (Sikadeka) KPU RI, di antara tiga pasangan capres-cawapres, ada yang sumber pendanaan kampanyenya paling banyak dari partai politik hingga perusahaan swasta.

Pasangan nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka memperoleh banyak kucuran dana kampanye dari partai politik pengusungnya, dari total dana kampanye awal sebesar Rp31,4 miliar.


Jika dirinci dari total nilai dana kampanye itu, Prabowo-Gibran memperoleh sumbangan dari partai politik atau gabungan partai politik dalam bentuk barang sebesar Rp600 juta, sementara yang berupa jasa sebesar Rp28.838.800.000. Namun, yang yang dikeluarkan pasangan calon hanya Rp2 miliar.

Sementara, pasangan nomor urut 3 Ganjar Pranowo dan Mahfud MD mendapat kucuran dana kampanye paling banyak dari perusahaan dan badan usaha swasta, dari total dana kampanye yang tercatat dalam LADK mencapai Rp23,3 miliar.

Jika dirinci dari angka total itu, pasangan calon mengeluarkan uang sebesar Rp100 juta. Sementara, sumbangan dari partai politik atau gabungan partai politik berupa uang sebesar Rp2,9 miliar, dan sumbangan perorangan Rp1,6 juta.

Sementara penerimaan sumbangan pihak lain dari perusahaan dan/atau badan usaha nonpemerintah terbilang sangat besar, yakni berupa uang senilai Rp20,3 miliar

Hal berbeda justru tercatat pada pasangan nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, yang sama sekali tidak menerima sumbangan dari pihak manapun, baik itu parpol pengusung maupun perusahaan swasta.

Pasangan yang kerap dikenal dengan singkatan Amin itu justru mengeluarkan sendiri anggaran pribadi, dengan nilai Rp1 miliar.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya