Berita

Ketua DPW PAN Jawa Timur, Ahmad Rizki Sadig/RMOL

Politik

PAN Jatim Tuding Ada Pihak yang Mem-Framing Video Pidato Zulhas

KAMIS, 21 DESEMBER 2023 | 06:35 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pidato Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) mengenai bacaan dalam salat dan tahiyat akhir dianggap sebagian pihak melecehkan umat Islam.

Menanggapi itu, Ketua DPW PAN Jawa Timur, Ahmad Rizki Sadig, mengajak semua pihak bersikap bijaksana.

“Apa yang disampaikan Ketum tidak sedikit pun bermaksud untuk melecehkan agama. Justru kalau mau memahami secara keseluruhan, Bang Zul ingin mengajak semua pihak menjaga pilpres berjalan tertib, aman, damai, dan tidak saling membelah sesama anak bangsa,” kata Ahmad Rizki Sadig dalam keterangan pers, Rabu (20/12).


Rizki menyebut pernyataan Zulhas serupa dengan ceramah dua ulama kondang, Ustaz Adi Hidayat dan Ustaz Abdul Somad. Bahwa ketika melafadzkan ‘aamiin’ memilih dalam hati karena khawatir diasosiasikan dengan salah satu capres.

“Hal demikian kan juga pernah diceritakan oleh Ustaz Adi Hidayat dan Ustaz Abdul Somad sebelumnya. Tapi gak ada masalah kan?" jelas Rizki.

Dia yakin, dalam diri Zulhas tak sedikit pun terbesit untuk melecehkan agama Islam. Rizki menilai video pidato Zulhas yang viral di medsos tidak diberi pemaknaan lengkap. Ada pihak-pihak yang memotong video tersebut untuk memunculkan kesan bahwa Zulhas menista agama.

"Bang Zul hanya menyampaikan cerita yang ia dengar dari masyarakat. Bukan sesuatu yang mengada-ada apalagi melecehkan Agama Islam, Sama sekali tidak,” tegasnya.

“Bahkan kalau kita ikuti video lengkapnya jelas ada kalimat Bang Zul yang justru tidak afirmatif pada kejadian yang diceritakannya sendiri, tidak disertakan pada potongan video yang beredar dan malah ditambahkan dengan framing tertentu yang oleh pihak-pihak tertentu justru digunakan untuk orientasi membelah sesama anak bangsa," tambah Rizki.

Anggota Fraksi PAN DPR RI ini bahkan bersaksi bahwa Zulhas tidak memiliki rekam jejak buruk terhadap Islam. Sebaliknya, Zulhas justru banyak terlibat aktif dalam  banyak agenda keumatan. Zulhas, kata Rizki, juga selalu mengingatkan agar umat beragama rukun dalam segala situasi.

"Di banyak kesempatan, Ketum seringkali menyebut bahwa kontestasi politik hanyalah sesaat. Kata Ketum, yang harus terus diperjuangkan adalah kepentingan umat dan masyarakat,” pungkas Rizki.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya