Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Bagi Repnas, Pilpres Satu Putaran Positif Jaga Pertumbuhan Ekonomi

RABU, 20 DESEMBER 2023 | 11:14 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pelaksanaan pemilihan presiden (Pilpres) 2024 yang diharapkan berlangsung satu putaran, dipercaya bakal membawa dampak positif pada pertumbuhan ekonomi nasional.

Relawan Pengusaha Muda Nasional (Repnas) pendukung pasangan calon presiden-wakil presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, adalah salah satu yang percaya akan hal tersebut.

Alasannya, pasangan capres-cawapres yang mereka dukung bakal melanjutkan pertumbuhan ekonomi yang positif dari pemerintahan Presiden Joko Widodo.


"Satu putaran ini bisa jadi salah satu hal positif untuk mengakselerasi program-program yang ada. Tren pertumbuhan ekonomi di 5 persen bisa makin tinggi jika uang beredar makin besar," ujar Ketua Repnas, Anggawira kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (20/12).

Selain menjaga momentum pertumbuhan ekonomi pemerintahan Jokowi, Angga meyakini kebijakan pembangunan yang masih berjalan akan terus dilanjutkan Prabowo-Gibran jika terpilih pada Pilpres 2024.

"Kalau satu putaran peluang untuk mengakselerasi program-program yang ada bisa lebih cepat lagi," sambungnya menegaskan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga September 2023 berada di kisaran rata-rata 5 persen. Karena, pada kuartal pertama tahun ini pertumbuhan ekonomi mencapai 5,03 persen.

Kemudian pada kuartal kedua meningkat menjadi 5,17 persen, namun pada kuartal ketiga melambat menjadi 4,94 persen.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya