Berita

Ketua TKD Kota Salatiga Yuliyanto saat membuka kegiatan Konsolidasi kemenangan Prabowo-Gibran di Kota Salatiga, Selasa (19/12)/RMOL Jateng

Politik

TKD Kota Salatiga Ingatkan Partai Pengusung Prabowo-Gibran Jangan Saling Sikut

RABU, 20 DESEMBER 2023 | 05:44 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Kota Salatiga Yuliyanto mengklaim sekitar 45.000 pendukung Capres dan Cawapres Prabowo-Gibran di Salatiga dapat dikumpulkan.

"Sebanyak 45.000 pemilih sudah dikumpulkan berdasarkan by name, by address dari masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Salatiga," ungkap Yuliyanto di tengah agenda Konsolidasi Tim Kampanye Daerah (TKD) Indonesia Maju Capres dan Cawapres Prabowo-Gibran di Gedung Widya Graha, Jalan Soekarno-Hatta, Salatiga, dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Selasa (19/12).

Dia melanjutkan, data pendukung Prabowo-Gibran sudah tersebar di 652 TPS se-Kota Salatiga. Maka dari itu, dia berharap para kader partai Koalisi Indonesia Maju memastikan selalu berkoordinasi dengan ketua partai.


"Melalui konsolidasi TKD Salatiga siap menerima arahan-arahan untuk kemenangan Prabowo-Gibran di pemilihan presiden dan 14 Februari 2024. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa memberikan manfaat kepada kita semua dan harapannya untuk menyongsong kemenangan Prabowo Gibran pada Pilpres 14 Februari 2023," ujarnya.

Wakil Ketua TKD Jateng Ahmadi menambahkan, Indonesia membutuhkan sosok pemimpin bisa menyatukan seluruh potensi ada dan bisa mengantarkan kesejahteraan keadilan kemakmuran untuk seluruh rakyat Indonesia.

"Dan sosok itu kita yakini ada pada pasangan calon Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabumi Raka," teriak Ahmadi.

Dia mengingatkan, delapan parpol Indonesia Maju pengusung Prabowo-Gibran jangan sikut-sikutan saat bekerja di lapangan.

"Penentu kemenangan Prabowo-Gibran ada di Jateng. Sehingga, tidak ada kata kalah, kita harus menang di Salatiga, menang di Jateng. Pergerakan sangat dinamis. Dan saat ini ada kenaikan 17 persen suara di Jateng," beber Ahmadi.

Dia mengajak peserta konsolidasi mampu menarik massa dari pendukung Capres/ Cawapres Nomor 1 dan 3 beralih ke 2.

"Kita sepakat satu putaran. Agar tidak capek, dan APBN juga bisa berhemat Rp400 triliunan," ucapnya.

Tim Litbang TKD Provinsi Jateng Dwi S, TKD Jateng yakin Salatiga mampu meraih 65 persen suara.

"Berkaca dari Pemilu 2019, di Argomulyo kita menang dalam pembinaan partai masing-masing. Meskipun, ada gap sangat besar ini berarti Jokowi tidak sama dengan PDIP dan sebaliknya, PDIP tidak sama dengan Jokowi. Ini kita background hingga ke Kecamatan Tingkir," terang Dwi.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Tanam Jagung Dukung Swasembada Pangan

Minggu, 08 Maret 2026 | 03:53

Pengamat Ingatkan Bahaya Berita Hoax di Balik Perang AS-Israel Vs Iran

Minggu, 08 Maret 2026 | 03:33

Polri Gandeng Pemuda Katolik Wujudkan Swasembada Pangan di Cianjur

Minggu, 08 Maret 2026 | 03:13

Anggota DPR Tidak Boleh Lepas Cerdaskan Generasi Bangsa

Minggu, 08 Maret 2026 | 02:59

Jalur Rempah dan Strategi Penguatan Armada Domestik

Minggu, 08 Maret 2026 | 02:42

DPRD Klungkung Setujui Ranperda Pajak Demi Genjot PAD

Minggu, 08 Maret 2026 | 02:18

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Polri All Out Dukung Petani dan Wujudkan Swasembada

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:42

Presiden Iran Minta Maaf ke Negara Arab yang Terdampak Serangan

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:15

Bea Cukai Gandeng BNN Bongkar Laboratorium Narkoba di Bali

Minggu, 08 Maret 2026 | 00:56

Selengkapnya