Berita

Jalan tol di sekitar pelabuhan/Net

Bisnis

Wujudkan Konektivitas Logistik, Pembangunan Jalan Tol Dinilai Penting

RABU, 20 DESEMBER 2023 | 04:45 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

CEO Supply Chain Indonesia (SCI) Setijadi menjelaskan pembangunan jalan tol menjadi salah satu upaya peningkatan konektivitas, baik untuk pengangkutan penumpang maupun barang.

Menurutnya, walaupun Indonesia merupakan negara maritim, konektivitas darat (hinterland) masih bermasalah dan perlu banyak pengembangan termasuk dengan pembangunan jaringan jalan tol dan rel.

“Pembangunan jalan tol sebagai upaya peningkatan konektivitas ini sangat penting karena biaya transportasi hinterland mendominasi biaya transportasi secara end-to-end. Analisis Pelni dan INSA menunjukkan biaya kepelabuhanan sekitar 31 persen dan biaya transportasi laut sekitar 19 persen, sementara biaya transportasi hinterland mencapai sekitar 50 persen,” ujar Setijadi dalam keterangannya, Selasa (19/12).


Selain itu, lanjut dia, pembangunan jalan tol merupakan bagian penting dari pembangunan subsektor transportasi. Subsektor transportasi ini memberikan kontribusi yang signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
 
“Pada tahun 2022, subsektor transportasi berkontribusi sebesar Rp774,99T atau 3,96 persen terhadap PDB. Pada tahun itu, subsektor transportasi tumbuh sekitar 15,83 persen, jauh lebih tinggi daripada rata-rata tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,31 persen,” bebernya.

“Bahkan, SCI memproyeksikan subsektor transportasi akan terus tumbuh hingga sebesar 18,39 persen pada tahun 2023 dan 19,35 persen pada tahun 2024,” imbuhnya.

Sementara, Kementerian PPN/Bappenas menyebut biaya logistik nasional (domestik) sebesar 14,1 persen terhadap harga barang dan biaya logistik ekspor sebesar 8,98 persen terhadap harga barang. Dengan demikian biaya logistik cukup berpengaruh terhadap harga barang.

Setijadi mengatakan biaya transportasi cukup dominan terhadap biaya logistik di Indonesia, yaitu diperkirakan rata-rata sebesar 70 persen. Pengembangan jalan tol akan mempengaruhi efisiensi biaya logistik itu.

“Dengan demikian, pengembangan jalan tol secara tidak langsung akan mempengaruhi harga barang, sehingga berdampak terhadap daya beli dan kesejahteraan masyarakat. Hal ini juga akan mempengaruhi daya saing produk dan komoditas nasional,” pungkas dia.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya