Berita

Sekretaris Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran, Nusron Wahid, bersama wartawan/Ist

Politik

Nusron Wahid: TKN Tak Terpancing Penggerudukan pada Acara Kaesang di Pati

SELASA, 19 DESEMBER 2023 | 22:49 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Nusron Wahid, menyesalkan kejadian berbau intimidasi dan aksi geruduk yang dilakukan sejumlah massa beratribut Parpol tertentu terhadap kegiatan yang dihadiri Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Minggu (17/12).

“Kita semua sangat menyesalkan perilaku tidak demokratis dan terkesan tidak siap dengan perbedaan sikap dan pilihan,” kata Nusron kepada wartawan, selepas menghadiri Konsolidasi Tim Kampanye Daerah (TKD) di Grand Pacific Hall, Jogjakarta, Selasa (19/12).

Menurut dia, berdasar dokumentasi video yang dia miliki, massa beratribut sebuah partai mengeluarkan kata-kata yang tidak bisa diterima dalam proses demokrasi.


“Dari kata-kata yang mengepung, jelas ada kata, ‘Ayo kita serbu dan kepung Kaesang di Rumah Makan Sapto Renggo’, dan setelah itu ada kata-kata ‘Sukses, kita sukses mengepung dan kasih pelajaran sama anaknya Pak Jokowi’” Nusron menirukan suara dimaksud.

Nusron berpendapat, kejadian dan pernyataan-pernyataan itu merupakan tindakan vandalisme, dan menjadi bukti bahwa ada pihak yang tidak siap kalah dalam Pemilu. Politisi Partai Golkar itu juga mengaku heran dengan tidak adanya reaksi dari aktivis demokrasi yang selama ini kerap menyudutkan Prabowo-Gibran.

“Kejadian ini menunjukkan ada pihak-pihak tertentu yang tidak siap kalah dalam kompetisi memenangkan suara rakyat. Kemarin dimulai dari teriakan kecurangan, sekarang melakukan vandalisme. Terus kemana sikap Mas Butet, atau budayawan lain yang kemarin teriak anti kecurangan? Apakah ini bisa dibenarkan?” Nusron balik bertanya.

Kendati menyebut kejadian itu sebagai bentuk vandalisme, Nusron Wahid wanti-wanti agar pendukung Prabowo-Gibran tidak terpancing, dan harus menahan diri.

“Kepada semua pendukung Prabowo-Gibran, kita harus tenang dan tidak terpancing. Semua harus menahan diri, tidak perlu melayani provokasi apapun. Tetap tenang, jogetin aja. Kita berharap tidak ada lagi kejadian serupa,” imbaunya.

“Politik Prabowo-Gibran adalah politik merangkul dan riang gembira, politik rekonsiliasi dan persatuan, serta persaudaraan bangsa. Pak Prabowo selalu tegaskan, sejuta teman terlalu sedikit, dan satu musuh terlalu banyak. Sebab itu, mari tetap bekerja mencari teman, menuju kemenangan.” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya