Berita

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno dan Wali Kota Tidore Kepulauan Capt Ali Ibrahim/Ist

Nusantara

Kota Tidore Kepulauan Bersiap Jadi Kawasan Strategi Pariwisata Nasional

SELASA, 19 DESEMBER 2023 | 14:30 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kota Tidore Kepulauan di Provinsi Maluku Utara didorong menjadi Kawasan Strategi Pariwsata Nasional (KSPN).

Dorongan tersebut direspons positif oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno. Ia bahkan sudah menugaskan perwakilan Kemenparekraf untuk menelaah usulan kajian KSPN di Kota Tidore Kepulauan.

"Tidore sangat indah pantai dan pemandangannya. Tidore juga pernah jadi tuan rumah Hari Nusantara 2023. Pariwisata dan ekonomi di Kota Tidore Kepulauan sangat berpotensi jadi KSPN," kata Sandiaga dalam acara Usulan Blue Print KSPN Kota Tidore Kepulauan di Kantor Kemenparekraf, Jakarta, Senin (18/12).


Menanggapi hal itu, Wali Kota Tidore Kepulauan Capt Ali Ibrahim mengungkapkan, ada tiga potensi untuk menjadi KSPN. Pertama, sejarah dan budaya. Belum lama ini, di Hari Nusantara, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menetapkan Kota Tidore Kepulauan sebagai Titik Nol Jalur Rempah.

"Waktu itu, cengkeh diekspor dari Pantai Tidore menuju Spanyol dan Portugis, sebanyak 381 karung atau 27,3 ton. Inilah kemudian negara menetapkannya sebagai Hari Rempah Nasional, yang diperingati setiap tanggal 11 Desember," kata Ali.

Kedua, dari sisi budaya, dimana Kota Tidore Kepulauan memiliki kebudayaan yang luar biasa dan mempunyai dua benteng yang dibangun oleh Portugis yaitu Benteng Tahula dan Benteng Torre.

"Kami juga punya bahari yang luas dan indah," ucap Ali.

Terakhir, masyarakat dan pemerintah daerah siap dan mendukung Kota Tidore Kepulauan jadi KSPN. Karena tentu akan meningkatkan sektor perekonomian.

"Sudah disiapkan listrik, transportasi laut, darat, udara, rumah sakit, dan beberapa rumah sakit. Insya Allah kami sudah siap apa yang dibutuhkan untuk menjadi KSPN," kata Ali.

Sementara Deputi Kebijakan Strategis Kemenparekraf Dessy Ruhati mengatakan, pihaknya telah melihat usulan blue print tersebut.


Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya