Berita

Organ Nusantara Bangkit deklarasi gerakan Menang Satu Putaran pada Pilpres 2024 pasangan Prabowo-Gibran/Istimewa

Politik

Berdasarkan 3 Alasan Ini, Prabowo-Gibran Berpeluang Menang Satu Putaran

SELASA, 19 DESEMBER 2023 | 13:32 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pasangan capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka terus didorong untuk memenangkan Pilpres 2024 dalam satu putaran. Setidaknya ada 3 alasan yang membuat pasangan ini harus memenangkan kontestasi yang digelar pada 14 Februari 2024.

Ketua Umum Organ Nusantara Bangkit, Ivan P Purba mengatakan, berdasarkan hasil beberapa lembaga survei, pasangan yang diusung Koalisi Indonesia Maju (KIM) itu selalu mendapatkan perolehan yang memuaskan. Sehingga, Prabowo-Gibran dinilai bisa menang satu putaran.

"Organ Nusantara Bangkit berinisiatif mengkampanyekan bukan hanya untuk kemenangan Prabowo-Gibran tapi sekaligus untuk memenangkan satu putaran saja, dengan mencanangkan dan menggalakkan Gerakan Memenangkan Satu Putaran Prabowo-Gibran," ujar Ivan, diwartakan Kantor Berita RMOLJabar, Selasa (19/12).


Ivan menuturkan, Pilpres 2024 harus dimenangkan satu putaran karena bisa menghindari polarisasi di masyarakat yang sangat melelahkan, seperti Pilpres 2014 dan 2019. Sebab kurun waktu untuk putaran kedua sangat lama yaitu 4 bulan.

"Dalam kurun waktu empat bulan ini bisa saja terjadi fenomena polarisasi lagi. Polarisasi ini bukan hanya melelahkan tetapi juga sangat berisiko menimbulkan perpecahan bagi Bangsa ini," tuturnya.

Alasan lain mengapa harus satu putaran, lanjut Ivan, agar ada penghematan anggaran pemilu. Adapun biaya putaran kedua, jika akhirnya terjadi, disebut mencapai Rp17 triliun. Sehingga, ia optimistis Prabowo-Gibran menang satu putaran.

"Yang terakhir adalah, lebih cepat paslon presiden dan wakil presiden terpilih maka lebih cepat dalam mempersiapkan kabinet dan programnya untuk bekerja," tutur Ivan.

"Masih ada dua bulan kurang lagi menjelang Pilpres 14 Februari 2023 mendatang, masih sangat besar peluang Paslon Prabowo-Gibran menang satu putaran," tambahnya.

Organ Nusantara Bangkit sendiri telah berpartisipasi dalam agenda pemenangan pilpres sejak 2019. Dalam Pilpres 2019, Organ Nusantara Bangkit mendukung pasangan Jokowi-Maruf Amin.

Dalam Pilkada 2020, Organ Nusantara Bangkit turut berpartisipasi dalam memenangkan Bobby Nasution sebagai Walikota Medan dan Gibran Rakabuming Raka Sebagai Walikota Solo.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres

Senin, 09 Februari 2026 | 02:01

Pidato Berapi-api Jokowi di Rakernas PSI Diramalkan Jadi yang Terakhir

Minggu, 08 Februari 2026 | 02:33

UPDATE

Mesir Kucurkan Bansos Rp13 Triliun Jelang Ramadan, Gaji PNS Dibayar Lebih Awal

Selasa, 17 Februari 2026 | 10:10

Emas Antam Turun Dua Hari Beruntun, Termurah Rp1,5 Juta

Selasa, 17 Februari 2026 | 10:05

Kong Miao TMII Sambut Imlek 2577 dalam Nuansa Pagi yang Damai

Selasa, 17 Februari 2026 | 09:50

Perayaan Imlek 2026 di Vihara Kwan In Thang Pondok Cabe Penuh Khidmat

Selasa, 17 Februari 2026 | 09:40

Harga Minyak Dunia Naik Tipis Terdampak Musim Liburan

Selasa, 17 Februari 2026 | 09:31

453 Personel Gabungan Amankan Puluhan Vihara di Jakarta Barat

Selasa, 17 Februari 2026 | 09:22

Momen Imlek 2026: Rutan KPK Berikan Layanan Kunjungan Khusus bagi Keluarga Tahanan

Selasa, 17 Februari 2026 | 09:13

Mengenal Sejarah dan Makna Tradisi Munggahan di Tanah Sunda

Selasa, 17 Februari 2026 | 09:05

Menlu Sugiono Akan Hadiri Pertemuan DK PBB di New York, Fokus Bahas Palestina

Selasa, 17 Februari 2026 | 09:00

Emas Terpeleset: Libur Panjang dan Dolar AS Jadi Penghambat

Selasa, 17 Februari 2026 | 08:55

Selengkapnya