Berita

Penampilan Presiden Joko Widodo mengenakan dasi kuning sebelum bertolak ke Jepang, Sabtu (16/12)/Net

Politik

Makna Dasi Kuning, Ravindra: Presiden Jokowi Nyaman dengan Golkar

SENIN, 18 DESEMBER 2023 | 19:49 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ada kode penting yang ditunjukkan Presiden Joko Widodo saat menggunakan dasi berwarna kuning dalam lawatannya ke Jepang baru-baru ini.

Menurut politisi Golkar, Ravindra Airlangga, dasi kuning tersebut memberi sinyal bahwa Presiden Joko Widodo nyaman bersama Partai Golkar yang loyal sebagai pendukung.

"Ini kode dari Pak Jokowi. Biasanya kan beliau mengenakan dasi warna lain, sekarang berubah kuning. Buat kami partai kuning, ini kode Pak Jokowi menunjukkan kenyamanan dengan filosofi Golkar," tutur Ravindra kepada wartawan, Senin (18/12).


Kode ini juga selaras dengan posisi Presiden Joko Widodo yang sering dikaitkan dengan Golkar. Salah satunya soal kabar yang menyebutkan putra Presiden, Gibran Rakabuming Raka bakal bergabung dengan partai pimpinan Airlangga Hartarto itu.

"Kan teman-teman semua mengikuti, ada sinyal tokoh muda merapat ke Golkar. Saya kira sangat bagus anak muda memikirkan pembangunan ke depan," tegas Ravindra.

Di sisi lain, Golkar memang selalu membuka pintu kepada anak-anak muda Indonesia untuk bergabung. Partai Golkar juga kerap menampilkan kader berusia muda atau yang kerap dilabeli 'under forty'.

"Ketum Golkar kan juga sudah menegaskan, arah politik partai adalah keberlanjutan pembangunan Presiden Jokowi. Jadi pas kalau banyak anak muda bergabung dengan Golkar," tutup Ravindra.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya