Berita

Jurubicara Banggar DPR Aceh, Abdurahman Ahmad saat menyerahkan dokumen pendapat Banggar DPR Aceh terhadap APBA 2024/Humas DPRA

Nusantara

Dana Tak Mencukupi, Banggar DPRA Minta PON Aceh-Sumut 2024 Diundur

SENIN, 18 DESEMBER 2023 | 16:54 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 terancam gagal digelar sesuai jadwal. Desakan untuk mengundurkan jadwal pelaksanaan PON XXI kini muncul dari Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh.

Jurubicara Banggar DPR Aceh, Abdurahman Ahmad beralasan, PON XXI 2024 bersamaan dengan pelaksanaan Pilkada serentak dan belum tersedia dana yang mencukupi.

"Kita minta Pj Gubernur Aceh untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat agar mengevaluasi jadwal pelaksanaan PON XXI Aceh-Sumut 2024," ucap Abdurahman Ahmad dalam rapat paripurna penyampaian pendapat Banggar DPR Aceh terhadap APBA 2024 di gedung DPRA, Senin (18/12).


Selain itu, Abdurahman juga meminta Pj Gubernur Aceh agar segera mencari sumber dana lain untuk melaksanakan PON XXI 2024. Sehingga tidak mengurangi anggaran dan Otonomi Khusus (Otsus) Aceh.

"Karena tidak sesuai dengan ketentuan peraturan dan perundangan-undangan," terangnya, dikutip Kantor Berita RMOLAceh, Senin (18/12).

Di samping itu, lanjut Abdurahman, pihaknya merekomendasi untuk mengalokasikan anggaran yang cukup untuk pembangunan rumah layak huni bagi fakir miskin.

Di sisi lain, Banggar DPRA juga menginginkan Pemerintah Aceh untuk menghapus perangkat nonstruktural yang dianggap tidak efektif dan efisien. Seperti Sekretariat P2K-APBA yang berada di bawah Bappeda Aceh.

"Kita juga mendesak Pj Gubernur Aceh untuk melakukan langkah-langkah konkret dengan Pemerintah Pusat agar Dana Otsus Aceh dikembalikan menjadi tiga persen, atau setara dengan Dana Alokasi Umum (DAU) nasional tanpa batas waktu," pungkasnya.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya