Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Takut Diserang Houthi, Banyak Kapal Hindari Terusan Suez

SENIN, 18 DESEMBER 2023 | 15:48 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Serangan milisi Houthi terhadap kapal-kapal di Laut Merah memicu kekhawatiran sejumlah perusahaan logistik. Alhasil mereka rela mengubah rute dengan menghindari Terusan Suez.

Pada akhir pekan lalu, Sabtu (16/12), dua perusahaan angkutan besar, termasuk MSC, mengatakan akan menghindari Terusan Suez lantaran khawatir dengan serangan Houthi.

Mengutip data dari otoritas Terusan Suez, 55 kapal telah dialihkan melalui Tanjung Harapan, sementara 2.128 kapal telah melintasi terusan tersebut sejak 19 November.


Houthi telah melancarkan serangan terhadap kapal-kapal di wilayah tersebut sebagai protes terhadap invasi Israel ke Gaza yang telah menewaskan hampir 19.000 warga Palestina.

Sebagai tanggapan, Otoritas Terusan Suez Mesir pada Minggu (17/12) mengatakan pihaknya memantau dengan cermat dampak ketegangan di Laut Merah setelah serangan baru-baru ini oleh milisi Houthi.

"Pihak berwenang mengikuti dengan cermat konsekuensi dari ketegangan yang terjadi saat ini,” kata Ketua Otoritas Terusan Suez, Osama Rabie.

Rabie mengatakan, pada Minggu, 77 kapal melintasi terusan tersebut, termasuk beberapa kapal milik perusahaan pelayaran yang telah mengumumkan pengalihan sementara. Itu adalah kapal-kapal yang sudah berada di kawasan Laut Merah sebelum pengumuman dilakukan.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya