Berita

Komplek tambang tembaga di Grasberg PT Freeport, Papua/Net

Bisnis

Penambahan Saham Freeport Masih Menunggu PP Rampung

SENIN, 18 DESEMBER 2023 | 14:29 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Rencana penambahan saham Indonesia di PT Freeport Indonesia (PTFI), dari 10 persen menjadi 61 persen, sampai saat ini masih berproses.

Presiden Joko Widodo mengatakan, proses penambahan saham Indonesia melalui MIND ID tersebut masih dalam tahap penyelesaian Peraturan Pemerintah (PP).

"Dalam proses semuanya, menunggu PP-nya (Peraturan Pemerintah). PP rampung, (penambahan saham) itu juga akan selesai," kata Jokowi dalam konferensi pers di PT Smelting, Gresik, dikutip Senin (18/12).


Lebih lanjut, Presiden Jokowi menekankan bahwa proses itu dapat memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak. Meski mayoritas kepemilikan saham akan tetap berada di tangan Indonesia.

Adapun penambahan saham Indonesia di PTFI merupakan salah satu syarat untuk perpanjangan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) Freeport hingga 2060, setelah sebelumnya hanya sampai 2041.

Tidak hanya fokus pada aspek kepemilikan, PTFI juga berkomitmen akan membangun fasilitas pemurnian dan pemrosesan mineral mentah (smelter) di Fakfak, Papua Barat, sebagai bagian integral dari perpanjangan IUPK PTFI.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Polisi seperti Tidak Mampu Tangani Begal

Minggu, 24 Mei 2026 | 06:05

Klub Milik Kaesang Turun Kasta

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:27

Hormati Ritual Haji, Trump Tunda Serang Iran

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:14

Jokowi Tak Pernah Diperiksa APH Meski Namanya Sering Disebut Pejabat Korupsi

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:11

Kritikan Anies ke Prabowo Bagai Oase

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:26

Terkecuali Amerika

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:14

Amien Rais: Jokowi Lapar dan Haus Kekuasaan

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:03

Wamen ESDM Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik Pascablackout di Sumatera

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:38

Publik Diajak Peduli Alam dan Satwa Lewat Kompetisi IAPVC 2026

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:32

Modus Aseng "Menaklukan" Aparat agar Tambang Ilegal Tak Tersentuh Hukum

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:01

Selengkapnya