Berita

Calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo, saat menyapa warga Desa Bojasari, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah/Ist

Politik

Ganjar Dorong Optimalisasi Potensi Pengembangan Desa Wisata untuk Bangun Ekonomi

SENIN, 18 DESEMBER 2023 | 13:39 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Potensi desa harus dioptimalkan warganya untuk menjadi sumber pendapatan. Salah satunya, mengembangkan wilayah itu menjadi desa wisata yang dikenal secara nasional.

Begitu dikatakan calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo, saat menyapa warga Desa Bojasari, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

Ganjar menyampaikan bahwa potensi desa wisata di Indonesia, apalagi di Jawa Tengah sangat besar. Namun, manajemen potensi desanya harus lebih disiapkan dan dimatangkan.


"Banyak sekali desa-desa wisata yang tumbuh, ini salah satu contoh yang bagus cuma baru bisa agak ramai kalau weekend. Maka, saya sampaikan yuk manajemennya kita perbaiki," ujar Ganjar, Senin (18/12).

Saat menjabat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar melakukan pengembangan desa wisata dengan berbagai inovasi. Salah satunya dengan mengucurkan dana Rp1 miliar melalui Perda untuk merangsang warga dalam optimalisasi potensi desa.

"Di Jawa Tengah beberapa desa wisata yang bagus kita kasih insentif dengan perda dengan DPRD kita bantu sampai Rp1 miliar. Itu untuk merangsang agar mereka tumbuh," tuturnya.

Terpenting, ditekankan Ganjar, pengembangan desa wisata harus melibatkan kalangan milenial. Terutama, dalam menggencarkan promosi desa wisata melalui media sosial.

"Cara memasarkan masuk kepada medsos, anak-anak muda diminta membuat vlog atau kerja sama dengan komunitas itu berjalan," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya