Berita

Cawapres nomor urut 1 Muhaimin Iskandar/Net

Politik

Cak Imin: Sekarang Banyak Orang Nyogok Pemilu

SENIN, 18 DESEMBER 2023 | 12:55 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Cawapres nomor urut 1 Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, menanggapi pernyataan capres nomor urut 2 Prabowo Subianto yang mempersilahkan masyarakat menerima uang yang diiming-imingi peserta Pemilu 2024.

Cak Imin tak memungkiri bahwa setiap Pemilu pasti muncul fenomena politik uang untuk mencari dukungan.  Praktik ini sesungguhnya masuk dalam bentuk suap.

"Jadi sekarang banyak orang yang nyogok-nyogok Pemilu, jual beli suara, maksa maksa," kata Cak Imin usai menghadiri  silaturahmi dengan majelis taklim se-Bekasi, Senin (18/12).


Sama seperti Prabowo, Muhaimin menegaskan, masyarakat harus pandai dan berani memilih pemimpinnya. Masyarakat diingatkan memilih pemimpin sesuai dengan hati nurani.

"Kalau bisa (uangnya) ditolak, kalau nggak bisa ditolak, ya terima aja, tapi nggak usah diturutin," pesan Cawapres Koalisi Perubahan untuk Persatuan itu.

Praktik politik uang tidak hanya dilakukan dengan pemberian uang, tapi juga bisa lewat penyaluran sembako, beras, minyak dan gula kepada masyarakat. Tujuannya untuk menarik simpati masyarakat agar mereka memberikan suaranya untuk partai atau figur tertentu.



Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya