Berita

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un/Net

Dunia

AS Ancam Gulingkan Kekuasaan Kim Jong Un

MINGGU, 17 DESEMBER 2023 | 20:05 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Peringatan tegas kembali diberikan Amerika Serikat kepada Korea Utara yang dinilai sebagai ancaman karena kekuatan nuklirnya.

Dalam sebuah pernyataan bersama pada Sabtu (16/12), Kelompok Konsultasi Nuklir AS-Korea Selatan menekankan bahwa serangan nuklir Korea Utara akan ditanggapi serius, bahkan jika harus menjatuhkan rezim Kim Jong Un.

"Serangan nuklir yang dilakukan Pyongyang terhadap Korea Selatan akan ditanggapi dengan respons yang cepat, luar biasa, dan tegas," bunyi pernyataan tersebut, seperti dimuat AFP.


AS juga kembali menegaskan komitmennya untuk melindungi Korea Selatan dari ancaman nuklir Korea Utara.

“Amerika Serikat menegaskan kembali komitmennya yang teguh untuk memberikan pencegahan yang lebih luas terhadap Korea Selatan (Republik Korea) yang didukung oleh seluruh kemampuan AS termasuk nuklir,” tambahnya.

Peringatan serupa pernah dikeluarkan Presiden AS Joe Biden bulan lalu. Da dengan tegas mengatakan bahwa setiap serangan nuklir oleh Korea Utara akan mengakibatkan berakhirnya pemerintahan Pyongyang.

Begitu pula seruan yang disampaikan Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin lima bulan sebelumnya. Dia juga memperingatkan bahwa pihaknya akan melakukan apapun untuk menjatuhkan rezim Kim jika serangan nuklir benar-benar dilakukan.

Tahun lalu, Korea Utara menegaskan komitmennya untuk mengembangkan pertahanan nuklir.

Negara di Asia Timur itu juga berulang kali menyatakan tidak akan pernah menghentikan program nuklirnya karena itu diperlukan untuk melawan konfrontasi AS-Korea Selatan yang mengancam kedaulatan.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya