Berita

Pertemuan ratusan kiai dan PCNU, di Pondok Pesantren Darul Amanah, Desa Ngadiwarno, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Kendal, Minggu (17/12)/Ist

Nusantara

Kawal Pemilu Damai, Kiai dan PCNU Kendal Kumpul di Ponpes Darul Amanah

MINGGU, 17 DESEMBER 2023 | 19:43 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ratusan kiai dan Pengurus Cabang NU Kabupaten Kendal gelar pertemuan di Pondok Pesantren Darul Amanah, di Desa Ngadiwarno, Kecamatan Sukorejo, Minggu (17/12). Mengajak warga NU melaksanakan Pemilu aman dan damai.

"Ini pertemuan rutin, kebetulan Ponpes Darul Amanah tuan rumah. Agendanya sidang komisi program, sidang komisi organisasi, dan bahtsul masail," kata pendiri dan pimpinan Pondok Pesantren Darul Amanah, KH Mas'ud Abdul Qodir, di hadapan ratusan kiai dan PC.

Sementara itu, pengasuh Ponpes Darul Amanah, KH Muhammad Fatwa, mengatakan, pertemuan tri wulan PCNU Kendal merupakan keberkahan tersendiri, pasalnya ratusan kiai dari berbagai daerah di Kabupaten Kendal untuk memberikan pandangan dan pendapat untuk kemajuan, melalui beberapa program.


Dijelaskan, Ponpes Darul Amanah terus berkomitmen mengawal para kiai memajukan organisasi maupun ikut mencerdaskan pendidikan Islam di wilayah Kabupaten Kendal khususnya.

Selain pertemuan rutin, para kiai dan PCNU Kendal juga merapatkan barisan menghadapi Pemilu 2024 mendatang. Mereka mengajak warga NU melaksanakan Pemilu 2024 dengan damai, aman, lancar, dan tanpa ada perpecahan sesama anak bangsa.

Gus Fatwa, sapaan akrabnya, juga menegaskan, pertemuan ratusan kiai dan PCNU kali ini tidak ditunggangi unsur politik dan tidak membicarakan arah dukungan kepada pasangan Capres-Cawapres.
 
"Sama sekali tidak membahas pasangan Capres-Cawapres. Yang jelas PCNU Kendal mendukung penyelenggaraan Pemilu 2024 yang aman dan damai," tegasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya