Berita

Ketua Komite dari Partai Republik, Mike Gallagher/Net

Dunia

AS Siapkan Langkah-langkah Lawan Dominasi Ekonomi China 2024

MINGGU, 17 DESEMBER 2023 | 14:13 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menjelang tahun baru 2023, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat tengah sibuk menyiapkan rancangan strategi yang akan diterapkan untuk melawan dominasi ekonomi China.

Mengutip The Straits Times pada Minggu (17/12), sebuah komite yang ditunjuk DPR AS telah mengeluarkan cetak biru yang berisi langkah-langkah seperti pembatasan investasi, revisi hukum hingga pengurangan ambang batas pengiriman bebas bea dari Beijing ke Washington.

Ketua Komite dari Partai Republik, Mike Gallagher menilai penerapan cetak bitu tersebut akan membutuhkan pengorbanan finansial yang cukup besar.


"Amerika Serikat sekarang punya pilihan: Menerima visi Beijing yang menjadikan Amerika sebagai pengikut ekonominya atau membela keamanan, nilai-nilai, dan kemakmuran kita,” ujar Gallagher.

Dia menyebut partainya saat ini sedang melakukan diskusi alot agar bisa melanjutkan undang-undang yang membatasi investasi keluar AS ke China, sebuah versi yang tidak dimasukkan dalam RUU otorisasi pertahanan tahunan.

"Saya berharap diskusi tersebut akan mengarah pada aktivitas legislatif yang bertanggung jawab pada kuartal pertama tahun 2024," kata Gallagher.

Komite yang dibentuk pada awal tahun 2023 berusaha meyakinkan masyarakat Amerika mengapa mereka harus mulai sadar dengan persaingan China dan mendorong agar AS melakukan diversifikasi ekonomi dari pesaingnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya