Berita

Duta Besar India untuk PBB, Ruchira Kamboj/Net

Dunia

India Nilai Dewan Keamanan PBB Makin Tidak Relevan, Harus Direformasi

MINGGU, 17 DESEMBER 2023 | 13:15 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

India dengan tegas mendorong reformasi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) lantaran dinilai sudah tidak relevan.

Hal itu disampaikan oleh Duta Besar India untuk PBB, Ruchira Kamboj ketika berbicara dalam sebuah pertemuan mengenai Reformasi DK PBB di New York pada Rabu (14/12).

Pada kesempatan itu, Kamboj menggarisbawahi seruan lebih dari 85 pemimpin dunia selama Majelis Umum PBB pada September terkait reformasi komprehensif DK PBB.


"Kita semua harus menyadari bahwa waktu terus berjalan, dan menghadapi tantangan global bukanlah suatu pilihan. Lembaga-lembaga multilateral memang jarang mati, (tapi) mereka menjadi tidak relevan lagi," ujarnya, seperti dikutip ANI News.

Mengambil contoh G20, Kamboj mengatakan masuknya Uni Afrika ke G20 membuat organisasi tersebut menjadi lembaga yang lebih representatif dan relevan.

"Langkah reformasi yang signifikan ini harus menginspirasi PBB, sebuah organisasi yang jauh lebih tua, untuk menjadikan Dewan Keamanan tetap kontemporer," lanjut Kamboj.

Kamboj mengatakan, keterwakilan yang luas dalam DK PBB bisa menjadi prasyarat agar organisasi tersebut lebih efektif dan kredibel.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya