Berita

Kapten tim Luton Town mengalami kolaps saat bertanding melawan Bournemouth, Sabtu malam WIB (16/12)/Net

Sepak Bola

Kapten Luton Town Kolaps di Lapangan, Laga Kontra Bournemouth Dihentikan Lebih Cepat

MINGGU, 17 DESEMBER 2023 | 05:35 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Insiden mencemaskan kembali terjadi di lapangan hijau. Kapten Luton Town, Tom Lockyer,  kolaps saat bertanding melawan Bournemouth. Kedua klub akhirnya sepakat untuk menghentikan laga menyusul insiden tersebut.

Pada awalnya, laga lanjutan Premier League Inggris yang berlangsung di Vitality Stadium, Sabtu malam WIB (16/12) itu berjalan seperti biasa. Tim tamu unggul 1-0 hingga babak pertama usai melalui Elijah Adebayo.

Namun, tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan Dominic Solanke pada menit 58.


Memasuki menit ke-65, Tom Lockyer tiba-tiba kolaps di tengah lapangan. Saat itu, pemain asal Wales tersebut langsung terkapar dalam kondisi tak menguasai bola. Seluruh pemain pun dibuat terkejut.

Manajer Luton, Rob Edwards langsung masuk lapangan meminta para pemain lain untuk tak mengerubungi Lockyer. Tim medis kemudian sigap untuk segera memberikan pertolongan.

Setelah mendapatkan perawatan di lapangan, Lockyer langsung dilarikan ke rumah sakit. Menurut  laporan BBC, Lockyer dalam kondisi yang responsif setelah sempat tak sadarkan diri.

Rupanya ini bukan kali pertama Lockyer kolaps di lapangan. Pada musim lalu, ia juga kolaps dalam laga play-off Divisi Championship melawan Coventry City. Ia lalu menjalani operasi jantung usai insiden di Wembley itu. Setelah menjalani operasi, sejak Juni lalu dia sudah diizinkan untuk bermain kembali.

Sementara, setelah melalui perundingan singkat, baik Bournemouth maupun Luton sepakat untuk tidak melanjutkan pertandingan yang berada dalam kedudukan imbang 1-1 itu.

Setelah memutuskan laga berakhir, para pemain yang sempat masuk ke ruang ganti kembali ke atas lapangan untuk memberikan penghormatan kepada para fans yang hadir langsung ke Vitality Stadium.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya