Berita

Politikus senior PDI Perjuangan, Sidarto Danusubroto/Istimewa

Politik

Sidarto Danusubroto: Negara Ini Harus Dipimpin Sosok Nasionalis dan Pancasilais

MINGGU, 17 DESEMBER 2023 | 01:59 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo, merupakan sosok yang Nasionalis dan Pancasilais. Sehingga, Ganjar dianggap tepat untuk memimpin Indonesia ke depan.

Hal itu disampaikan politikus senior PDI Perjuangan, Sidarto Danusubroto, dalam sambutannya di acara Rakornas Perempuan Indonesia for Ganjar (Pijar) di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (16/12).

“Dengan bantuan semua ibu-ibu, saya harapkan Ganjar Pranowo akan memenangkan Pemilihan Presiden 2024. Nanti Ibu Atikoh akan jadi ibu negara,” kata Sidarto.


“Bahwa negara ini harus dipimpin oleh seseorang yang Pancasilais, pro Kebhinekaan, seperti Ganjar Pranowo dan seorang Ibu Atikoh yang smart,” sambungnya.

Sidarto lantas mengajak semua kaum perempuan, baik muda dan ibu-ibu, jangan sekali-kali melupakan sejarah (jas merah).

“Sebelah sana tidak punya ibu negara, pelanggaran HAM berat, anak-anak muda sekarang lupa bahwa di sana itu pelanggar HAM berat tahun '98, semua tahu enggak ibu-ibu semua?” tutur Sidarto.

“Pelanggaran HAM berat, banyak penculikan, banyak pembunuhan, banyak yang lari ke luar negeri. Catat, Jas Merah, jangan sekali-kali melupakan sejarah. Ajarkan kepada generasi milenial, generasi muda, Jas Merah, jangan pilih pelanggar HAM berat, setuju enggak?” sambung pria yang juga menjabat Anggota Wantimpres ini.

Lebih jauh, Sidarto juga berharap, agar para perempuan Pijar tak memilih sosok presiden yang memiliki rekam jejak politik identitas.

“Jangan pilih yang main agama, ada yang main-main seperti di DKI, jangan pilih dia. Kita tetap pada tokoh yang Pancasilais, Nasionalis, pro keberagaman, pro kebhinekaan,” tandasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya