Berita

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati/Net

Bisnis

Bayar Sejumlah Tagihan, Kemenkeu Siap Cairkan Dana Rp 540 Triliun dalam Dua Pekan

SABTU, 16 DESEMBER 2023 | 12:30 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kementerian Keuangan berencana mengucurkan dana sebesar Rp 540 triliun dalam dua pekan terakhir tahun ini.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melaporkan bahwa pencairan tersebut akan dilakukan untuk membayar berbagai tagihan, termasuk subsidi dan kompensasi.

"Kita masih punya separuh bulan sampai 29 Desember. Saya sampaikan dalam 2 minggu ke depan ada Rp 540 triliun kita akan bayar berbagai tagihan-tagihan, jadi dua pekan ke depan luar biasa sangat besar operasi APBN kita," kata Sri Mulyani, dalam konferensi pers APBN KiTa pada Jumat (15/12).


Dijelaskan Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu, Isa Rachmatarwata, sebagian besar dana tersebut akan dialokasikan untuk pembayaran kompensasi dan subsidi.

"Di paruh kedua bulan Desember ini, ada belanja sekitar Rp500 triliun lebih, termasuk pembayaran subsidi dan kompensasi yang mencapai lebih dari Rp85 triliun. Itu menjadi bagian dari belanja besar di akhir tahun ini," jelas Isa.

Isa juga menyampaikan bahwa tren belanja pada tiga tahun terakhir telah menunjukkan peningkatan signifikan, terutama pada bagian belanja kementerian atau lembaga di penghujung tahun.

Dalam periode ini, realisasi belanja Kementerian/Lembaga (K/L) rata-rata tercatat mencapai sekitar 95 persen dari alokasi yang telah tersedia.

Adapun hingga (12/12), realisasi belanja negara mencapai Rp2.588,2 triliun, atau 83,03 persen dari alokasi belanja negara tahun ini yang sebesar Rp3.117,2 triliun.

Realisasi belanja negara itu turun bila dibandingkan dengan penyerapan di periode yang sama pada 2022 sebesar Rp2.698,4 triliun, hal ini disebabkan oleh perlambatan penyerapan belanja non K/L, terutama terkait subsidi dan kompensasi, karena penurunan harga minyak dunia, sehingga mengakibatkan  belanja untuk kompensasi dan subsidi energi menjadi lebih rendah.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya