Berita

Representative Image/Net

Bisnis

Kementerian ESDM Luncurkan Portal Data Industri Ekstraktif

SABTU, 16 DESEMBER 2023 | 06:59 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meluncurkan Portal Data Industri Ekstraktif, terkait sektor minyak dan gas bumi (migas), serta mineral dan batu bara (minerba).

Peluncuran portal data yang diciptakan berkat kerja sama antara World Bank pada Extractives Global Programmatic Support (EGPS) itu dilakukan agar seluruh masyarakat dapat melihat data tersebut.

Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dadan Kusdiana, berharap Portal Data Industri Ekstraktif ini dapat semakin meningkatkan kualitas akuntabilitas pengelolaan industri ekstraktif di Indonesia.


"Jadi kalau Simbara kan khusus Minerba. Kalau ini untuk keperluan publik supaya ada asas keterbukaan, semua akan melihat," kata Dadan, di Gedung Kementerian ESDM, dikutip Jumat (15/12).

Adapun Portal Data Industri Ekstraktif itu berisi data dan informasi strategis migas dan minerba dari sisi hulu. Mulai dari regulasi, perizinan, eksplorasi, produksi, penjualan, penerimaan negara, hingga data dana bagi hasil ke daerah yang dapat menjadi referensi penyusunan sebuah kebijakan.

"Kita sih prinsipnya ingin menyampaikan data-data yang terkait supaya bisa diterima oleh publik, apa pun datanya, mulai dari produksi, mulai dari pendapatan, pemanfaatan.,, Mungkin nanti kita juga akan masuk ke aspek-aspek yang terkait dengan sosial," ujarnya.

Dadan menjelaskan, portal data ini bertujuan agar masyarakat luas dapat melihat manfaat industri ekstraktif, dan rencana komitmen industri tersebut, seperti melakukan aspek lingkungan dan pemerataan daerah.

Dengan transparansi data tersebut, pihak-pihak terkait, baik dari pemerintah, industri, maupun masyarakat sipil, disebut dapat memiliki pemahaman yang lebih baik, mengenai operasional sektor pertambangan minyak dan gas serta mineral dan batubara.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya