Berita

Putri Presiden RI ke-4 KH Abdurrahman Wahid, Zannuba Ariffah Chafsoh atau yang dikenal Yenny Wahid dalam acara Haul KH Abdurrahman Wahid yang ke-14 sekaligus "Berdoa untuk Bangsa" di Karawang, Jawa Barat, Jumat (15/12)/Ist

Politik

Yenny Wahid Ungkap Ganjar-Mahfud Paling Dekat dengan Nilai-Nilai Warisan Gus Dur

JUMAT, 15 DESEMBER 2023 | 23:38 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pasangan capres-cawapres yang paling dekat dengan nilai-nilai yang diwariskan KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur adalah paslon nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Hal ini disampaikan putri Presiden RI ke-4 KH Abdurrahman Wahid, Zannuba Ariffah Chafsoh atau yang dikenal Yenny Wahid dalam acara Haul KH Abdurrahman Wahid yang ke-14 sekaligus "Berdoa untuk Bangsa" di Karawang, Jawa Barat, Jumat (15/12).

Pernyataan tersebut disampaikan Yenny Wahid menjawab pertanyaan dari peserta terkait sosok yang harus didukung pada Pilpres 2024 nanti.


"Capres dan cawapres yang paling mendekati nilai-nilai Gusdur dari semua yang ada, itu adalah pasangan Ganjar-Mahfud," kata Yenny Wahid yang kini menjadi Dewan Penasihat Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Menurut Yenny Wahid, Ganjar Pranowo merupakan sosok yang merakyat dan dekat dengan masyarakat. Keduanya juga datang dari kalangan orang biasa, anti korupsi dan kerjanya cepat.

"Pak Mahfud juga dari kalangan pesantren, Pak Ganjar dari kalangan pesantren, Bu Atikoh istri Pak Ganjar dari kalangan pesantren. Nah jadi kalau saya mah gampang di situ jelas kalau saya pasti mendukung pasangan nomor 3, Ganjar-Mahfud," kata Yenny Wahid.

Yenny Wahid menjelaskan, sebelum melabuhkan dukungan kepada Ganjar-Mahfud, dirinya telah melakukan riyadhoh spiritual dan bertanya kepada para kiai-kiai. Menurutnya, banyak kiai yang juga mendukung Ganjar-Mahfud setelah istikharah, di antaranya KH. Ahmad Muhtadi Dimyathi atau akrab dikenal Abuya Muhtadi dan banyak lagi kiai di Jawa Timur.

"Nah ternyata hasil istikharah beliau sama dengan yang saya dapatkan untuk pasangan nomor 3, ya udah gaskeun," kata Yenny Wahid.



Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya