Berita

Jurubicara Timnas Amin, Surya Tjandra/RMOL

Politik

Bantah Nasdem dan PKB Cabut dari Koalisi Pemerintah, Timnas Amin: Hoax!

KAMIS, 14 DESEMBER 2023 | 20:05 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pernyataan Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah, soal Partai Nasdem dan PKB akan keluar dari koalisi Pemerintahan Presiden Joko Widodo dibantah Tim Nasional (Timnas) Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin).

Jurubicara Timnas Amin, Surya Tjandra, mengatakan, pernyataan Fahri Hamzah itu kabar bohong dan tidak bisa dibuktikan.

"Gak ada rencana Nasdem dan PKB keluar dari koalisi. Hoax itu," kata Surya, saat ditemui di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (14/12).


Menurutnya, Fahri Hamzah sengaja melontarkan isu itu karena faktor pribadi. "Itu kayaknya maunya dia (Fahri Hamzah) sendiri," sambungnya.

Dia berpendapat, kabinet akan tetap dipertahankan Presiden Joko Widodo, meski Nasdem dan PKB kini mendukung mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

"Presiden kan harus memikirkan banyak pekerjaan ya, selain Pilpres. Kita juga tau, rapat kabinet juga jarang sekarang. Jadi kalau tiba-tiba diganti, rasanya kok mengganggu," tuturnya.

"Kita jadi pingin tau nih, presiden fokusnya pekerjaan atau Pilpres? Tapi rasanya tidak akan dilakukan," tambah Surya.

Seperti diberitakan, Fahri menyatakan, Nasdem dan PKB bakal keluar dari koalisi Pemerintahan Jokowi. Hal itu disampaikan melalui akun pribadinya di media sosial X, Kamis (14/12).

"Baru mendengar kabar baik bagi demokrasi kita, bahwa calon presiden no 1 akan mengumumkan bahwa seluruh partai pendukungnya akan mundur dari kabinet pekan ini," tulis Fahri Hamzah.

"Katanya ini dalam rangka memantapkan posisi sebagai oposisi di Pemilu nanti. (Info ini perlu ditanyakan kepada yang bersangkutan)," tambah Fahri.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya