Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Kuota Solar Akhir Tahun Mengkhawatirkan

KAMIS, 14 DESEMBER 2023 | 13:41 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kuota untuk Jenis Bahan Bakar Tertentu (JBT) atau Solar subsidi hingga akhir tahun ini dilaporkan cukup mengkhawatirkan.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Tutuka Ariadji, menyampaikan kekhawatiran bahwa penyaluran solar subsidi kemungkinan akan melampaui batas yang telah ditetapkan tahun ini.

"Solar paling mengkhawatirkan. Pertalite masih oke, LPG masih oke. Solar ini yang saya khawatirkan," ujar Tutuka dalam pernyataannya di Gedung Kementerian ESDM pada Kamis (14/12).


Meskipun demikian, Tutuka memastikan bahwa pemerintah akan berupaya keras untuk memenuhi kebutuhan solar subsidi masyarakat. Namun, ia tidak merinci seberapa besar tambahan kuota yang dibutuhkan.

"Ya kita nggak pasti (kuota), kita akan evaluasi lagi," tambahnya.

Untuk mengatasi masalah tersebut, PT Pertamina Patra Niaga sebelumnya telah mengusulkan penyesuaian kuota untuk Solar subsidi di 2023 ini.

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan, menjelaskan bahwa Kementerian ESDM telah mengajukan penambahan kuota kepada Kementerian Keuangan.

Adapun penyesuaian kuota JBT Solar tahun 2023 meningkat sebesar 7,8 persen, menjadi 18,1 juta Kilo Liter (KL), dari sebelumnya 16,8 juta KL.

"Pertama, untuk JBT solar penyesuaian kuota sebesar 1,3 juta kl dari kuota awal sebesar 16,8 juta KL di 2023 ini, yang sebenarnya turun atau lebih rendah dari 2022, menjadi 18,1 juta KL, seperti yang diajukan oleh Kementerian ESDM kepada Kementerian Keuangan," kata dia dalam RDP bersama Komisi VII, Selasa (21/11).

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Purbaya Siapkan Sanksi bagi Importir Buntut Kontainer Menumpuk

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Palmerah, 17 Unit dan 85 Personel Damkar Dikerahkan

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:05

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Widiyanti Putri Wardhana dan Nusron Wahid Layak Direshuffle

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:38

Kompetisi Ketapel Antar ASN

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:19

Buzzer Jokowi Jangan Dulu Pesta, P21 Bukan Vonis Pengadilan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:00

Investor Asing Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Proyek Marina Bay City ke Polda Bali

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:48

Kritik Rocky Gerung, Gumarang: Menteri Keuangan Bukan Sekadar Kasir

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:27

State-Driven Economy untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:57

Puluhan Miliar Dana Investasi Dipersoalkan, Siapa Bertanggung Jawab di Marina Bay City?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:33

Selengkapnya