Berita

Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo/RMOL

Politik

Pertegas Komitmen Anies soal IKN, Ganjar: Oposisi Menolak IKN Dilanjutkan?

SELASA, 12 DESEMBER 2023 | 23:10 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo mempertanyakan ketegasan capres nomor urut 1 Anies Baswedan terkait proyek pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan Timur. Pasalnya, DKI Jakarta mengalami kompleksitas masalah dan menjadi kota paling tinggi polusi udaranya.

“Dengan berbagai kondisi di Jakarta, traffic jam, migrasi, saya ingin dapat statement clear Mas Anies, apa Indonesia sentris mimpi besar sebelumnya untuk pindahkan ibu kota dari Jakarta ke IKN?” tanya Ganjar dalam debat perdana capres di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa malam (12/12).

Menjawab pertanyaan Ganjar, Anies menilai bahwa untuk menyelesaikan kompleksitas persoalan yang terjadi di DKI Jakarta, bukan pindah ibu kota solusinya.


“Kalau ada masalah jangan ditinggalkan, diselesaikan, ketika ada masalah lingkungan, masalah lalu lintas, kepadatan, ditinggalkan tidak otomasis selesai,” kata mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Menurut Anies, jika pindah ibu kota dijadikan solusi atas kompleksitas yang terjadi di DKI Jakarta, maka itu sama saja seperti pemerintahan kolonial Belanda.

“Jadi jangan kita meniru Pemerintah Belanda, mereka punya Kota Tua, ketika Kota Tua turun, mereka pindah ke selatan, di sekitar Monas. Masalahnya tidak diselesaikan, jadi kita harus menyelesaikan masalah,” kata Anies.

Merespons jawaban Anies, Ganjar lantas mempertegas positioning mantan Mendikbud RI itu terkait pemindahan IKN ke Kalimantan Timur.

“Oposisi pada IKN menolak IKN dilanjutkan?” tegas Ganjar.

“Ini salah satu contoh produk hukum dialog publik yang lengkap, dialog setelah jadi UU,” timpal Anies.



Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

UPDATE

Uang Tunai Rp476 Miliar, Emas Batangan, Dokumen dan Foto Keluarga Disita dari Rumah di Sentul

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:24

Beredar Kabar Mantan Sekjen MPR Maruf Cahyono Hari Ini Ditahan

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:15

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Audit BPK Pemkab Muara Enim

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:11

ASN PPPK Layak Peroleh Jaminan Pensiun

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:09

Koruptor Berkedok Penegak Hukum Pengkhianat Terbesar Bangsa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:07

Tanya Seputar Jaksa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:00

Respons Santai Usulan Jawa Barat jadi Tatar Sunda, DPR: Fokus Kerja Sajalah!

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:57

MPR dan MK Sepakat Tak Saling Intervensi Kewenangan Lembaga

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:41

Masih Digodok DPR, Publik Diminta Tak Khawatir Usulan Kenaikan BPIH 2027

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:31

KPK Sita 12 Ribu Dolar Singapura dari Ketua DPRD Kuansing

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:22

Selengkapnya