Berita

Israel dilaporkan menggunakan bom fosfor untuk menyerang Lebanon/Net

Dunia

PBB Prihatin Israel Gunakan Fosfor untuk Serang Lebanon

SELASA, 12 DESEMBER 2023 | 21:46 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Laporan yang menyebut bahwa Israel telah menggunakan amunisi fosfor putih yang dipasok Amerika Serikat (AS) telah memancing perhatian Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).

Dalam sebuah pernyataan, jurubicara PBB Stephane Dujarric mengatakan pihaknya sangat prihatin mengetahui kabar tersebut, mengingat dampaknya yang sangat berbahaya bagi sipil.

“Kami jelas sangat prihatin dengan penggunaan amunisi pembakar jenis ini, terutama di daerah berpenduduk padat," kata Dujarric, seperti dimuat Anadolu Agency pada Selasa (12/12).


Menurut laporan The Washington Post, terdapat sisa-sisa amunisi fosfor yang ditemukan di desa Dheira, sebuah kota Lebanon yang pernah mendapat serangan Israel 16 Oktober lalu.

Berdasarkan kesaksian warga setempat, setelah desanya diserang berjam-jam oleh Israel, kondisi desa itu penuh dengan bubuk putih dan mereka mengalami kesulitan bernapas selama berhari-hari.

Kelompok hak asasi manusia Amnesty International telah menyerukan penyelidikan dan menyebut insiden tersebut sebagai potensi kejahatan perang.

Fosfor putih adalah zat yang mudah terbakar setelah bersentuhan dengan oksigen dan dapat mencapai suhu yang sangat tinggi. Jika terkena kulit, dapat menyebabkan luka bakar parah, kerusakan organ dalam yang mengancam jiwa, dan kerusakan pernapasan.

Meskipun terdapat penggunaan fosfor putih yang sah di medan perang, seperti membuat tabir asap di wilayah yang luas, penggunaannya mungkin melanggar hukum internasional jika dilakukan di wilayah sipil.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Dua Nama Hilang dari Daftar Calon BPK

Kamis, 10 September 2026 | 00:17

UAG Perkuat Sekolah Rakyat dan Talenta Halal Nasional

Kamis, 10 September 2026 | 00:06

Langkah Berani Gubernur Sultra Tertibkan Aset Usik Zona Nyaman Oknum Tertentu

Rabu, 09 September 2026 | 23:52

DPRD DKI Dukung Perluas Program Pendidikan bagi Santri Perkotaan

Rabu, 09 September 2026 | 23:32

Salat Istisqa Digelar di Lahat, Bursah Zarnubi Mohon Hujan segera Turun Merata

Rabu, 09 September 2026 | 23:22

DPR Dorong Pembangunan dari Desa Lewat Rakernas AKSI

Rabu, 09 September 2026 | 23:20

Rosan Roeslani Masuk Dua Besar Menteri Berkinerja Terbaik

Rabu, 09 September 2026 | 23:00

DPR: Kalau Ada Laporan Masyarakat, Polri Tak Perlu Ragu

Rabu, 09 September 2026 | 22:59

Jangan Sampai Indonesia jadi Sasaran Empuk Jaringan Narkoba Internasional

Rabu, 09 September 2026 | 22:45

Mantan Napi KDRT Diduga Kriminalisasi Istri Lewat Kesaksian Palsu ART

Rabu, 09 September 2026 | 22:31

Selengkapnya