Berita

Calon Presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto/Repro

Politik

DEBAT PILPRES 2024

Dikritik Masalah Papua, Prabowo: Tidak Sesederhana itu Pak Anies...

SELASA, 12 DESEMBER 2023 | 21:04 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Gagasan Calon Presiden (Capres) nomor urut 2, Prabowo Subianto terkait penyelesaian masalah Papua dikeroyok Capres lain.

Awalnya, Prabowo menawarkan solusi untuk memperkuat aparat hukum dalam menegakkan keadilan bagi masyarakat Papua. Penguatan aparat hukum tersebut ditambah dengan misi peningkatan pertumbuhan ekonomi masyarakat Papua.

Strategi meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menurut Prabowo adalah yang paling efektif. Karena menurutnya, hal itu sudah dibuktikan Presiden Joko Widodo dalam memimpin Indonesia selama dua periode.


Gagasan tersebut lantas ditanggapi beragam oleh Capres Anies Baswedan dan Capres Ganjar Pranowo saat mendapat sesi untuk menanggapi.

Seperti diutarakan capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo. Dia memandang, solusi mengenai masalah HAM di Papua tidak begitu tepat.

"Rasanya itu tidak cukup Pak Prabowo. Karena menurut saya dialog suatu hal yang penting, agar seluruh kekuatan dan kelompok yang ada di sana bisa duduk bersama untuk menyelesaikan itu," tutur Ganjar.

"Itu menurut saya roots masalahnya. Pertanyaan saya simpel saja, apakah bapak setuju dengan model dialog yang saya tawarkan itu?" tanya balik Ganjar.

Ketika ditanya Ganjar, Prabowo nampak langsung mau menjawab. Hanya saja, moderator belum mempersilakan karena segmennya adalah mendengar tanggapan capres lain.

"Tunggu dulu Pak Prabowo," ujar jurnalis TVRI Valerina Daniel selaku moderator.

"Saya mau jawab," tegas Prabowo meminta.

"Tahan dulu Pak Prabowo," ucap Valerina mengimbau Prabowo.

Setelah itu, Valerina langsung mempersilakan Anies menanggapi Prabowo. Dia berpendapat tidak setuju dengan gagasan Prabowo. Karena pendekatan yang dipakai bukan hanya dengan cara memberantas separatis dan memperkokoh ekonomi.

"Damai itu bukan tidak ada kekerasan, damai itu ada keadilan, itu prinsip utamanya. Jadi caranya bagaimana? Satu, atasi semua peristiwa pelanggaran HAM yang terjadi, dilakukan penyelesaian hingga tuntas," ungkapnya.

"Yang kedua, mencegah terjadinya pengulangan dengan memastikan semua yang bekerja di Papua memahami bahwa yang harus dihadirkan bukan tidak ada kekerasan tapi keadilan. Ketiga melakukan dialog dengan semua secara kopartisipatif," demikian Anies menambahkan.

Dalam segmen tema HAM ini, diakhiri oleh respons Prabowo atas tanggapan Ganjar dan Anies. Prabowo menyatakan setuju dengan solusi yang ditawarkan dua capres itu, salah satunya dengan pendekatan dialog. Tetapi, dia merasa ada masalah yang tidak mudah dituntaskan.

"Benar sekali harus ada keadilan. Tapi saya mau mengatakan, tidak sesederhana itu Pak Anies, dan ada faktor-faktor lain, Pak Anies," ungkapnya.

Faktor lain yang disinggung Prabowo dalam menyelesaikan persoalan Papua adalah geopolitik dan ekonomi.

"Inilah yang masalahnya tidak gampang. Tapi saya sepakat, ini harus ada keadilan, harus ada dialog," tandas Prabowo.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya