Berita

Calon Presiden Nomor Urut 2, Prabowo Subianto/Rep

Politik

DEBAT PILPRES 2024

Soal Konflik Papua, Prabowo: Ada Campur Tangan Asing

SELASA, 12 DESEMBER 2023 | 20:37 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pasangan Calon Presiden Nomor Urut 2, Prabowo Subianto, mengungkapkan ada campur tangan asing pada konflik yang terjadi di wilayah Papua.

Hal itu disampaikan Prabowo, usai menjawab pertanyaan "Apa strategi yang anda siapkan untuk menyelesaikan masalah HAM dan konflik di Papua secara komprehensif?", pada debat perdana di Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa malam (12/12).

"Masalah Papua rumit, karena terjadi suatu gerakan separatisme dan gerakan separatisme ini sudah kita ikuti cukup lama, kita melihat pada campur tangan asing di situ," katanya.


Pihak asing, lanjut Prabowo, ingin melihat Indonesia pecah.

Sebab itu dia akan menegakkan hukum dengan cara menambah jumlah aparat, demi memberikan rasa aman ke masyarakat.

Cara itu dinilai ampuh untuk melindungi masyarakat Papua yang selama ini menjadi korban kekerasan dari Kelompok Separatis Teroris (KST).

"Kita melihat kekuatan tertentu selalu ingin Indonesia disintegrasi dan pecah. Memang masalah hak asasi manusia harus kita utamakan dan diantaranya kita harus melindungi seluruh rakyat Papua, karena di situ kelompok-kelompok teroris menyerang orang-orang Papua sendiri, rakyat yang tidak berdosa, perempuan, orang tua, dan anak-anak. Yang tidak bersenjata diteror kelompok teroris separatis ini," urainya.

"Jadi, rencana saya, pertama tentunya menegakkan hukum, memperkuat aparat-aparat di situ, dan mempercepat pembangunan ekonomi," katanya.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya