Berita

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menghadiri pertemuan khusus Executive Board WHO di Jenewa pada 10 Desember 2023/Ist

Dunia

Di Pertemuan WHO, Menlu Retno: Israel Telah Mengubah Gaza Jadi Neraka

SENIN, 11 DESEMBER 2023 | 08:46 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pernyataan keras kembali disampaikan oleh Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi terkait serangan Israel ke Gaza.

Pada Minggu (10/12), Retno menghadiri pertemuan khusus Executive Board Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di Jenewa untuk membahas situasi Gaza. Itu adalah organ eksekutif WHO di bawah World Health Assembly yang beranggotakan 34 negara.

"Dalam pertemuan khusus Executive Board WHO tersebut, antara lain saya sampaikan bahwa Gaza saat ini di bawah kepungan. Israel telah mengubah Gaza menjadi seperti neraka. Jumlah orang yang meninggal terus meningkat," kata Retno dalam press briefing usai pertemuan.


Pertemuan khusus Executive Board WHO sangat penting bagi Indonesia. Dalam pertemuan ini, Indonesia mendesak perbaikan fasilitas kesehatan, perlindungan terhadap fasilitas dan tenaga kesehatan di Gaza, termasuk Rumah Sakit Indonesia.

Berdasarkan data yang dibeberkan oleh Retno, dari 36 rumah sakit di Gaza, hanya 13 yang masih beroperasi, dengan semua mengalami kelebihan kapasitas hingga 2-3 kali lipat.

"Rumah Sakit mengalami gempuran hebat, termasuk Rumah Sakit Indonesia yang dipaksa berhenti beroperasi pada 16 November lalu," urai Retno.

Secara keseluruhan, 71 persen fasilitas pelayanan kesehatan di Gaza tidak berfungsi. Perlengkapan medis, obat-obatan, makanan, air bersih, bensin, hingga listrik semakin terbatas. Ratusan tenaga medis terbunuh dalam serangan Israel.

Di sisi lain, WHO melaporkan penyebaran penyakit menular. Hampir 130 ribu kasus infeksi pernapasan akut, lebih dari 94 ribu kasus diare, dan lebih dari 2.700 kasus chickenpox.

"Perintah Israel Defence Force (IDF) agar suplai medis dipindahkan dari Khan Younis ke Gudang yang lebih kecil di Rafah merupakan pelanggaran berat hukum internasional dan hak asasi manusia," pungkas Retno.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya