Berita

Sosialisasi capres dan cawapres nomor urut 1 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Amin) di Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Minggu (10/12)/Ist

Politik

Amin Minim Spanduk, Tapi Ada di Hati Masyarakat Langkat

SENIN, 11 DESEMBER 2023 | 03:46 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Capres dan cawapres nomor urut 1 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Amin) merupakan paslon yang minim spanduk tetapi dirindukan mayarakat. Hal yang sama juga terasa pada caleg Partai Nasdem Dapil Sumut III, nomor 5, JR Saragih.

Hal itu disampaikan Sekretaris Korwil Gerakan Biru Kuning (GBK) Sumatera Utara (Sumut), Aulia Andri saat pertemuan warga masyarakat di Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Minggu (10/12).

"Perjalanan saya dari Medan menuju Kota Pangkalan Brandan dan kembali lagi ke Kota Stabat mendapati sangat minim sekali spanduk maupun baliho pasangan Amin dan Pak JR Saragih di sepanjang jalan lintas Sumatera ini," kata Aulia Andri dikutip dari Kantor Berita RMOLSumut.


Meski begitu, kata Aulia, hal itu tidak berpengaruh terhadap kecintaan dan kerinduan terhadap paslon Amin dan caleg Nasdem JR Saragih.

"Hal ini bisa kita lihat dari antusiasme masyarakat ketika paslon Amin ini turun ke daerah-daerah untuk kampanye atau hanya sekedar menyapa masyarakat, membeludak nggak terbendung," kata Aulia.

Sementara, Ketua GBK Gerakan Biru Kuning Kabupaten Langkat, Gus Ril menyebutkan, pertemuan dengan warga masyarakat Langkat ini untuk mensosialisasikan dan memberi pemahaman tentang pentingnya perubahan sebagai jargon kampanye paslon Amin.

"Kita sampaikan bahwa pilihan kita adalah Amin. Ada harapan yang besar untuk perbaikan Indonesia ke depan, jangan sampai kita di bodohi lagi dengan janji-janji tentang kesejahteraan, omong kosong itu semua," kata Gus Ril.



Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya