Berita

Ketua TKN Koalisi Indonesia Maju, Rosan Roeslani/Repro

Politik

Rosan Yakin 20 Tahun ke Depan Anak Muda Memimpin di Banyak Sektor

MINGGU, 10 DESEMBER 2023 | 22:56 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Anak-anak muda 20 tahun ke depan menjadi pemimpin di banyak sektor, dan Indonesia menjadi bangsa yang besar. Sejarah mencatat bahwa cita-cita itu tercapai karena anak muda, seperti Gibran Rakabuming Raka, menjadi wakil presiden pada 2024.

Hal itu disampaikan Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Koalisi Indonesia Maju, Rosan Perkasa Roeslani, pada sambutan konsolidasi pemenangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, dengan tema "Waktunya Indonesia Maju", di Sentul International Convention Center (SICC), Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu (10/12).

Rosan mengajak pendukung Prabowo-Gibran membayangkan 20 tahun ke depan, bahwa anak-anak muda yang saat ini berumur 25-35 tahun akan menjadi pimpinan di partai politik, dunia usaha, pemerintahan, global asosiasi, multinasional, hingga multilateral.


"Dan bila itu tercapai, berarti kita sudah bertransformasi menjadi bangsa yang besar. Bagaimana itu bisa terjadi? Karena sejarahnya dimulai di sini, di 2024, di mana kita punya pemuda yang menjadi wakil presiden, bernama Gibran Rakabuming Raka," kata Rosan, disambut tepuk tangan peserta konsolidasi.

Tak hanya itu. Indonesia, sambung Rosan, akan menjadi bangsa besar, karena pada 2024 nanti memiliki sosok pemimpin berwawasan luas, bervisi maju ke depan, dan rela mengorbankan waktu, tenaga, dan pikiran, menjadikan Indonesia negara yang berkembang, maju, adil, dan makmur. Sosok itu adalah Prabowo Subianto.

"Itulah calon pemimpin kita, yang bernama Bapak Prabowo Subianto. Yang telah secara sadar, memberikan kesempatan kepada anak muda yang 36 tahun, untuk bersama-sama memimpin bangsa ini ke depan," pungkas Rosan.

Tampak hadir para petinggi partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju, tokoh masyarakat, hingga relawan pendukung pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 2.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya