Berita

Ketua Komisi Khusus Pertahanan Guyana Essequibo Hermann Escarra berdiri di samping peta baru Venezuela yang mencakup wilayah Essequibo di Caracas, Venezuela pada 8 Desember 2023/Net

Dunia

Atasi Perselisihan Perbatasan, Presiden Guyana dan Venezuela akan Bertemu di Saint Vincent

MINGGU, 10 DESEMBER 2023 | 20:05 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Dalam upaya menyelesaikan eskalasi peselisihan perbatasan, Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, dan Presiden Guyana, Irfaan Ali, dijadwalkan akan bertemu pada Kamis (14/12) mendatang.

Pertemuan ini akan dilangsungkan di Saint Vincent dan Grenadines untuk membahas perselisihan atas wilayah Essequibo yang kaya akan sumber daya, terutama minyak.

Perdana Menteri Saint Vincent dan Grenadines, Ralph Gonsalves, menyatakan bahwa Presiden Brasil, Luiz Inacio Lula da Silva, juga diundang atas permintaan kedua belah pihak.


Gonsalves, yang saat ini menjabat sebagai ketua Komunitas Negara Amerika Latin dan Karibia telah mengirim surat kepada Maduro dan Ali bahwa pertemuan tersebut akan diadakan di bawah naungan organisasi tersebut dan badan regional lainnya, Komunitas Karibia.

"Ada kebutuhan mendesak untuk meredakan konflik dan melembagakan dialog yang tepat, secara tatap muka,” kata Gonsalves.

"Anda berdua sepakat dengan penilaian ini dalam upaya hidup berdampingan secara damai, penerapan dan penghormatan terhadap hukum internasional, dan menghindari penggunaan atau ancaman kekerasan,” sambungnya, seperti dikutip VOA News, Minggu (10/12).

Perselisihan terkait wilayah Essequibo, yang sejarahnya dikuasai oleh Guyana, semakin memanas setelah referendum yang diadakan pemerintahan Maduro. Referendum tersebut menyatakan bahwa 95 persen pemilih mendukung deklarasi Venezuela sebagai pemilik sah wilayah tersebut.

Amerika Serikat, Inggris, Rusia, dan beberapa negara Amerika Selatan telah mendesak deeskalasi dan pencarian solusi damai. Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa juga telah menggelar pertemuan tertutup pada Jumat lalu untuk membahas perselisihan ini, yang juga menjadi subjek litigasi di Mahkamah Internasional (ICJ).

Namun Ali dan Maduro terus memiliki pandangan yang bertentangan mengenai pertemuan tersebut. Maduro menyatakan bahwa ia akan membela hak bersejarah Venezuela, sementara Ali menegaskan bahwa Guyana tetap berkomitmen penuh untuk menyelesaikan perselisihan melalui ICJ, bukan melalui negosiasi langsung.

Selama lebih dari satu abad, Guyana telah mengelola Essequibo dan, sejak penemuan minyak oleh ExxonMobil pada 2015, Guyana memiliki cadangan minyak mentah per kapita terbesar di dunia.

Namun, pertentangan meningkat setelah referendum, dengan Maduro mengeluarkan perintah untuk membentuk provinsi Venezuela di Essequibo dan mengekstraksi minyak mentah di wilayah tersebut.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

UPDATE

Dana Asing Banjiri RI Rp2,43 Triliun di Akhir 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 10:09

Pelaku Pasar Minyak Khawatirkan Pasokan Berlebih

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:48

Polisi Selidiki Kematian Tiga Orang di Rumah Kontrakan Warakas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:41

Kilau Emas Dunia Siap Tembus Level Psikologis Baru

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:19

Legislator Gerindra Dukung Pemanfaatan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatera

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:02

Korban Tewas Kecelakaan Lalu Lintas Tahun Baru di Thailand Tembus 145 Orang

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:51

Rekor Baru! BP Tapera Salurkan FLPP Tertinggi Sepanjang Sejarah di 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:40

Wall Street Variatif di Awal 2026

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:23

Dolar AS Bangkit di Awal 2026, Akhiri Tren Pelemahan Beruntun

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:12

Iran Ancam Akan Targetkan Pangkalan AS di Timur Tengah Jika Ikut Campur Soal Demo

Sabtu, 03 Januari 2026 | 07:59

Selengkapnya