Berita

Tim Kampanye Nasional (TKN) Pemilih Muda (Fanta) saat menggelar diskusi bertajuk "Menjahit Harapan dan Pesan Gen Z untuk Pemimpin Bangsa ke Depan" di Fanta Headquarters, Jakarta Pusat, Sabtu (9/12)/Istimewa

Politik

TKN Fanta: Prabowo-Gibran Jawaban Kebutuhan dan Harapan Kalangan Muda

MINGGU, 10 DESEMBER 2023 | 00:35 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dinilai dapat mewujudkan harapan dari kalangan muda.

Harapan itu dimunculkan Tim Kampanye Nasional Pemilih Muda (TKN Fanta) dalam acara diskusi bertajuk "Menjahit Harapan dan Pesan Gen Z untuk Pemimpin Bangsa ke Depan" yang digelar di Fanta Headquarters, Jakarta Pusat, Sabtu (9/12).

Komandan Tim Fanta First Voters, Donan Abad Abdullah mengatakan, generasi muda saat ini merupakan sosok yang akan menentukan ke mana arah bangsa. Terlebih, pemilih muda memiliki suara mayoritas sebesar 54 persen.


"Bangsa kita mau dibawa ke mana, oleh siapa, itu ada di tangan kita semua, ada di tangan Gen Z. Kurang lebih ada 54 persen dari 100 persen pemilih (Pemilu 2024) itu adalah pemilih muda. Kemudian ada 40 persen dari pemilih muda itu adalah Gen Z," ujar Donan.

Lanjut Donan, sosok yang dapat menjawab segala kebutuhan anak muda adalah pasangan Prabowo-Gibran.

"Kita harapkan Pak Prabowo dan Mas Gibran bisa merepresentasikan anak muda, terlebih cawapres kita adalah anak muda," ucapnya.

Sementara itu, Wakil Komandan TKN Fanta, Sona Maesana menambahkan, Gibran terbukti sebagai sosok pemimpin yang memiliki inovasi dan mengusung kemajuan Kota Solo.

"Jadi apa yang dilakukan Mas Gibran ini benar-benar concern dan terjun langsung terhadap berbagai macam isu. Salah satunya mengenai pariwisata, di mana Mas Gibran ini benar benar ingin menarik event-event nasional ataupun internasional ke Kota Solo," paparnya.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya