Berita

Calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan/Istimewa

Politik

Debat Pertama Capres, Isu Korupsi Bakal Repotkan Anies?

MINGGU, 10 DESEMBER 2023 | 00:15 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Isu korupsi diprediksi bakal merepotkan calon presiden (capres) nomor urut 1, Anies Baswedan, dalam debat pertama yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 12 Desember 2023.

Pengamat politik dan pemerintahan dari Citra Institute, Efriza, menilai Anies dalam posisi yang tidak aman dalam debat pertama capres, karena isu korupsi sebagai salah satu tema yang diangkat KPU erat berkaitan dengan lingkaran koalisinya.

"Anies-Imin tentu saja akan direpotkan dengan koalisi, dan mereka secara personal utamanya Cak Imin yang tersorot kasus korupsi, kemudian dari kubu Nasdem sebagai mitra koalisinya," ujar Efriza kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (9/12).


Efriza mengurai, isu korupsi yang membayangi Anies pada sosok Cak Imin adalah karena belakangan ditarik-tarik kembali ke isu korupsi di Kementerian Ketenagakerjaan.

Sementara isu korupsi di Partai Nasdem, yang memberatkan Anies, lanjut Efriza, ada dua kasus yang pada tahun ini diungkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Yakni kasus BTS yang menjerat mantan Sekjen Nasdem Johnny G. Plate saat menjadi Menteri Komunikasi dan Informatika, serta mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo," urai Efriza.

Kendati begitu, dosen Ilmu Pemerintahan Universitas Pamulang (Unpam) itu meyakini, Anies masih unggul di tema lain yang disediakan KPU pada debat pertama nanti.

"Anies dapat menguat dalam konsep kerukunan warga, penguatan demokrasi, karena modal dari kekuatan Islamnya dan juga konsep demokrasi sangat dipahami oleh Anies yang pengalaman sebagai akademisi," ucapnya.

"Hanya saja soal penegak hukum, HAM, dan pemberantasan korupsi merepotkan kubu ini," tandas Efriza.

Debat pertama capres yang akan digelar di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa pekan depan (12/12), mengangkat tema "Pemerintahan, Hukum, HAM, Pemberantasan Korupsi, Penguatan Demokrasi, Peningkatan Layanan Publik, dan Kerukunan Warga".

Tiga capres akan berdebat tunggal di atas panggung selama 120 menit, dan ditemani oleh cawapres masing-masing yang tidak boleh membantu berbicara.

Baik Anies Baswedan, Prabowo Subianto, maupun Ganjar Pranowo diperbolehkan saling bertanya satu sama lain, dalam sesi pendalaman.

Selain itu, akan ada 11 panelis yang akan memberikan pertanyaan kepada masing-masing capres, sesuai bidang kepakaran yang mereka miliki. 

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

Eggi Sudjana Nyetir Mobil Mewah di Malaysia Bukan Hoaks

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:01

Madu Dari Sydney

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:32

Zakat Harus Jadi Bagian Solusi Kebangsaan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:27

Sudirman Said Dilamar Masuk Partai Gema Bangsa

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:01

Trump Ancam Kenakan Tarif ke Negara yang Tak Sejalan soal Greenland

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

Dirut Indonesia Air Transport Klarifikasi Kru Pesawat Bawa Pegawai KKP Hilang Kontak di Maros Bukan Delapan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

KKP Terus Monitor Pencarian Pesawat ATR 42-500 Usai Hilang Kontak

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:09

Ini Identitas dan Pangkat Tiga Pegawai KKP di Pesawat ATR yang Hilang Kontak di Maros

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:48

Klarifikasi Menteri Trenggono, Pesawat ATR Sewaan KKP yang Hilang Kontak di Maros Sedang Misi Pengawasan Udara

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:37

Selengkapnya