Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Harga Minyak Masih Anjlok di Tengah Ketidakpastian Pasokan dan Permintaan di Pasar Global

SABTU, 09 DESEMBER 2023 | 09:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak sedikit menguat pada Jumat (8/12), di tengah penurunan dalam minggu ketujuh berturut-turut.

Pada Jumat (8/12), harga minyak WTI kontrak Januari 2024 di New York Mercantile Exchange melesat 2,72 persen ke posisi  71,23 dolar AS per barel. Sedikit melonjak setelah selama sepekan berada di level 70 dolar AS.

Dikutip dari CNBC, Sabtu (9/12), kontrak minyak mentah Brent untuk bulan Februari naik 1,79 dolar AS atau 2,42 persen, menjadi 75,84 dolar AS per barel.


Minyak mentah AS dan patokan global kehilangan sekitar 4 persen untuk minggu ini meskipun terjadi rebound.

Dalam tujuh pekan, harga minyak Brent turun 15,52 persen. Sedangkan harga minyak WTI anjlok 17,96 persen di periode yang sama sejak 20 Oktober 2023.

Data menunjukkan sentimen konsumen AS meningkat lebih dari yang diharapkan pada bulan Desember, sebuah perkembangan yang kemungkinan akan disambut baik oleh pejabat Federal Reserve.

Arab Saudi dan Rusia, dua eksportir minyak terbesar dunia, menyerukan semua anggota OPEC + untuk bergabung dalam perjanjian pengurangan produksi.

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya pekan lalu menyetujui pengurangan produksi gabungan sebesar 2,2 juta barel per hari (bph) untuk kuartal pertama tahun depan. Namun pasar khawatir bahwa beberapa anggota mungkin tidak mematuhi komitmen mereka.

Phil Flynn, analis di Price Futures Group mengungkapkan, kenaikan harga pada Jumat bisa menjadi tanda bahwa pasar telah menemukan landasan untuk saat ini setelah jatuh selama enam sesi berturut-turut.

Sementara, kekhawatiran terhadap perekonomian China telah memicu penurunan pasar minyak pada minggu ini. Data bea cukai China menunjukkan bahwa impor minyak mentah pada bulan November turun 9 persen dari tahun sebelumnya karena tingkat persediaan yang tinggi, indikator ekonomi yang lemah, dan melambatnya pesanan dari penyulingan independen melemahkan permintaan.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya