Berita

Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri, La Ode Ahmad P Bolombo/Ist

Nusantara

La Ode: P3PD Harus Happy Ending dan Tercipta Happy Village

JUMAT, 08 DESEMBER 2023 | 21:00 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Pelaksana Harian (Plh) Dirjen Bina Pemerintahan Desa (Pemdes) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), La Ode Ahmad P Bolombo, mengatakan, Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD) akan berakhir pada 2024.

Dia berharap program itu berakhir dengan bahagia (happy ending), dan ke depan tercipta desa yang bahagia (happy village).

La Ode mengemukakan hal itu saat membuka kegiatan Rekonsiliasi Pelaporan Keuangan dan Evaluasi Kegiatan P3PD tingkat daerah secara zoom, di Jakarta, Jumat (08/12). Kegiatan dilaksanakan di Bogor Valley Hotel, Bogor, Jawa Barat.


"Saya berharap program ini happy ending, dan pada gilirannya tercipta happy village," katanya.

Dijelaskan juga, P3PD merupakan program kerjasama antara Pemerintah RI dan Bank Dunia (World Bank). Untuk pelaksanaan melibatkan sejumlah kementerian, yakni Kemendagri, Kemendes PDTT, Kementerian Bappenas, Kemenko PMK, dan Kementerian Keuangan.

"Ini akan jadi catatan, karena P3PD loan dari World Bank. Maka harus kita pertanggungjawabkan betul-betul," katanya.

Karena itu dia meminta stakeholder terkait yang terlibat program ini bisa berbagi informasi dalam mengelola keuangan.

"Ini tolong dijadikan ajang berbagi best practice dalam mengelola keuangan, susun rencana tindak lanjut kegiatan di provinsi dan kabupaten. Perhatikan betul persoalan teknis, jangan sampai ada dispute," katanya.

Sementara itu, Kabag Perencanaan Ditjen Bina Pemdes, Joserizal, mengatakan, kegiatan itu untuk melakukan review dan evaluasi program.

"Untuk evaluasi pertanggungjawaban keuangan dan menyusun rencana tindak lanjut," tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya