Berita

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres/Net

Dunia

Indonesia Dukung Sekjen PBB Pakai Pasal 99 untuk Respons Situasi Gaza

JUMAT, 08 DESEMBER 2023 | 16:42 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Indonesia memberikan dukungan atas langkah Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) Antonio Guterres yang mengaktifkan Pasal 99 Piagam PBB.

Lewat surat yang dikirim kepada Presiden Dewan Keamanan PBB Jose Javier de la Gasca Lopez Dominguez pada Rabu (6/12), Guterres menyampaikan kekhawatiran mengenai situasi Gaza yang semakin parah. Dalam surat itu, Guterres juga menyinggung Pasal 99 Piagam PBB.

"Saya menulis surat ini berdasarkan Pasal 66 Piagam PBB untuk menyampaikan kepada Dewan Keamanan suatu permasalahan, yang menurut pendapat saya, dapat memperburuk ancaman terhadap pemeliharaan perdamaian dan keamanan internasional," tulis Guterres.


Ini adalah pertama kalinya Guterres menggunakan Pasal 99 Piagam PBB. Pasal tersebut memberikan kewenangan khusus bagi Sekjen PBB untuk mengangkat isu apapun ke Dewan Keamanan.

"Sekretaris Jenderal dapat menyampaikan isu dan masalah apapun kepada Dewan Keamanan yang menurut penilaiannya bisa mengancam perdamaian dan keamanan internasional," begitu bunyi pasal tersebut.

Jurubicara Kementerian Luar Negeri RI, Lalu Muhammad Iqbal mengatakan pemerintah Indonesia memberikan dukungan atas langkah tersebut.

"?Indonesia mendukung langkah Sekjen PBB yang mengirimkan surat kepada DK PBB di bawah Pasal 99 Piagam PBB," kata Iqbal.

Iqbal juga menyoroti bahwa pasal tersebut baru tiga kali dipakai sepanjang usia PBB. Pasal ini terakhir kali digunakan pada 1989 oleh Sekjen PBB saat itu, Javier Perez de Cuellar.

"Surat Sekjen tersebut diharapkan memberikan tekanan kepada DK PBB dan memberikan dasar bagi DK PBB untuk mengambil langkah politik segera dan tegas," lanjut Iqbal.

Surat tersebut, lanjutnya, sejalan dengan posisi Indonesia sebagaimana disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di berbagai forum, khususnya pidato di PBB tanggal 24 Oktober 2023.

"??Dengan surat Sekjen PBB tersebut, diharapkan dalam waktu dekat Dewan Keamanan PBB akan mengambil langkah penting terkait situasi di Gaza," pungkasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya