Berita

Korban luka akibat serangan Israel di Gaza/Net

Dunia

MSF: Tidak Ada Tempat Aman, Kondisi di Gaza Sudah Melebihi Bencana Kemanusiaan

JUMAT, 08 DESEMBER 2023 | 13:14 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kondisi di Gaza sangat memprihatinkan, bahkan kekacauan yang ada sudah melebihi dari krisis kemanusiaan.

Presiden Médecins Sans Frontières (MSF) atau Dokter Lintas Bata, Dr Christos Christou mengatakan masyarakat di Gaza harus menghadapi kondisi yang memprihatinkan.

"Ini adalah bencana kemanusiaan. Ini adalah situasi yang kacau, dan saya sangat khawatir bahwa orang-orang akan berada dalam mode hanya mencoba bertahan hidup, yang akan menimbulkan konsekuensi yang sangat parah," ujarnya, seperti dikutip Reuters.


Data dari Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) menunjukkan 85 persen dari 2,3 juta penduduk di Gaza telah kehilangan tempat tinggal. Sementara Israel membuka front baru di wilayah selatan Gaza.

Dalam upaya menghindari pemboman Israel, warga Gaza berkumpul di ujung selatan Gaza, memperhatikan selebaran dan pesan Israel yang mengatakan bahwa mereka akan aman di perbatasan dengan Mesir.

Tetapi PBB dan organisasi bantuan mengatakan tidak ada tempat yang aman di Gaza.

"Tim saya di lapangan terus mengatakan kepada saya bahwa hal ini tidak tertahankan. Ini tidak berkelanjutan. Tidak ada tempat yang aman," lanjut Christou.

Dalam surat terbuka kepada Dewan Keamanan PBB yang diterbitkan pada awal pekaan ini, Christou memohon untuk menuntut diakhirinya serangan Israel terhadap warga sipil Palestina dan mengizinkan bantuan kemanusiaan memasuki Gaza tanpa hambatan.

Menurut pemerintah di Gaza, setidaknya 110 pusat kesehatan telah berhenti beroperasi bersama 21 rumah sakit sejak perang Israel di Gaza dimulai pada 7 Oktober.

Laporan tersebut juga menyatakan bahwa 287 personel medis telah tewas dalam serangan Israel pada periode yang sama dan penghancuran setidaknya 58 ambulans. Hal ini telah sangat menghambat penanganan orang-orang yang terluka ke tempat perawatan masih tersedia di Gaza.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

DPR Minta Pengusaha Klub Malam Jangan Beri Ruang Peredaran Narkoba

Selasa, 09 Juni 2026 | 02:09

Telkom Bersama KIP Dukung Literasi Keterbukaan Informasi Publik

Selasa, 09 Juni 2026 | 01:45

Buku ‘Presiden Solusi’ Ulas Rekam Jejak Transformasi Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 01:20

Ratifikasi ILO C188 Jangan Ulangi Kesalahan Implementasi MLC 2006

Selasa, 09 Juni 2026 | 01:01

Miris! Purbaya Belum Siapkan Insentif buat Pedagang Tahu Tempe

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:42

Keanu Bantah Terima Duit Penipuan Jemaah Umrah Hanania

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:16

Ketum PPP Mardiono Dilaporkan ke Polisi, Dugaan Pemalsuan Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:12

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Bupati Muara Enim Dkk Langsung Digiring ke KPK Usai Terjaring OTT

Senin, 08 Juni 2026 | 23:45

Segel Gerai Tiffany & Co Dibuka Usai Sepakat Bayar Denda Rp97,49 M

Senin, 08 Juni 2026 | 23:16

Selengkapnya