Berita

Wakil Direktur INDEF, Eko Listiyanto saat memaparkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia, pada Rabu, 6 Desember 2023/RMOL

Bisnis

Suram, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2024 Diprediksi Hanya 4.8 Persen

RABU, 06 DESEMBER 2023 | 13:17 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Lembaga riset Institute for Development of Economics & Finance (INDEF) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2024 hanya mencapai 4,8 persen.

Angka tersebut lebih rendah dibandingkan target pemerintah yang mencapai 5,3 persen, menjelang tahun politik mendatang.

Wakil Direktur INDEF, Eko Listiyanto, memaparkan bahwa angka itu lebih realistis di tengah kondisi ketidakpastian global.


“Proyeksi INDEF, pertumbuhan ekonomi Indonesia 2024 hanya sebesar 4,8 persen, menurut kami (angka itu) lebih realistis daripada target pemerintah,” kata Eko, dalam Seminar Proyeksi Ekonomi Indonesia (PEI) 2024, di Hotel Aryaduta, Jakarta, pada Rabu (6/12).

Menurut Eko, perputaran ekonomi saat kampanye pemilihan presiden hanya akan meningkat di beberapa sektor saja seperti tekstil, konsumsi, transportasi.

Sementara, industri manufaktur besar yang berkontribusi bagi perekonomian dalam negeri diyakini kurang terdorong di 2024 mendatang.

“Angka pertumbuhan 4,8 persen tidak jelek. Namun tidak cukup untuk mencapai target pemerintah 5,2 persen,” sambungnya.

Meski demikian, Eko mengatakan bahwa pertumbuhan itu masih cukup baik dua kali lipat, dibandingkan proyeksi pertumbuhan kinerja ekonomi dunia yang hanya mencapai 2,8 persen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya