Berita

Capres Nomor Urut 1, Anies Baswedan, saat menghadiri Silaturahmi dan Doa bersama Habib dan Alim Ulama se-Kalimantan Selatan, di Hotel Galaxy Banjarmasin/Ist

Politik

Gelombang Perubahan Meluas, Anies Mendapat Dukungan Ulama dan Habib Kalsel

SELASA, 05 DESEMBER 2023 | 20:19 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Dukungan untuk pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, semakin tak terbendung. Kali ini datang dari para ulama dan habib se-Kalimantan Selatan.

Deklarasi dukungan dilakukan di sela acara bertajuk Silaturahmi dan Doa Bersama Anies Baswedan dengan Habib dan Alim Ulama se-Kalimantan Selatan, di Hotel Galaxy, Banjarmasin, Selasa (5/12).

Deklarasi dukungan dibacakan KH Sakrani Nasiri, di hadapan ratusan alim ulama dan habib yang hadir. Salah satu butir deklarasi adalah siap memenangkan pasangan Amin pada Pilpres 2024.


"Para alim ulama dan kiai yang mendukung Pak Anies dan Pak Muhaimin tidak hanya yang hadir di sini, masih banyak ulama di Kalimantan Selatan yang juga mendukung Pak Anies, tapi berhalangan hadir hari ini," ungkap KH Muhammad Syahruji.

Anies bersyukur mendapat dukungan dari para ulama dan habib se-Kalimantan Selatan. Capres Koalisi Perubahan untuk Persatuan itu menilai dukungan yang diberikan kepadanya merupakan amanah dan kepercayaan untuk membawa Indonesia menjadi lebih adil.

"Ini menunjukkan bahwa keinginan pada perubahan cukup luas. Di Kalimantan Selatan ini kami merasakan gelombang perubahan itu cukup luas, saya merasakan keinginan perubahan cukup nyata," katanya.

Bagi dia, dukungan yang didapat dari ulama dan habib bukan yang pertama. Saat maju pada Pilgub DKI 2017 lalu Anies juga mendapat dukungan serupa. Ulama, tokoh, dan masyarakat Kalimantan Selatan datang ke Jakarta, mengungkapkan dukungan mereka.

"Sekarang amanat yang kami emban amat besar, maka kami sampaikan pada para ulama, para guru, para habib, para kiai, bantu kami dengan doa. Bantu kami mengarungi perjuangan ini," pinta Anies.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Purbaya Siapkan Sanksi bagi Importir Buntut Kontainer Menumpuk

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Palmerah, 17 Unit dan 85 Personel Damkar Dikerahkan

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:05

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Widiyanti Putri Wardhana dan Nusron Wahid Layak Direshuffle

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:38

Kompetisi Ketapel Antar ASN

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:19

Buzzer Jokowi Jangan Dulu Pesta, P21 Bukan Vonis Pengadilan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:00

Investor Asing Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Proyek Marina Bay City ke Polda Bali

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:48

Kritik Rocky Gerung, Gumarang: Menteri Keuangan Bukan Sekadar Kasir

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:27

State-Driven Economy untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:57

Puluhan Miliar Dana Investasi Dipersoalkan, Siapa Bertanggung Jawab di Marina Bay City?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:33

Selengkapnya