Berita

Puan Maharani dan Sufmi Dasco Ahmad di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (5/12)/RMOL

Politik

Pastikan Tindak Lanjut Revisi UU Desa, DPR Bentuk Pokja Bersama Organisasi Desa

SELASA, 05 DESEMBER 2023 | 14:21 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pimpinan DPR RI akan membicarakan lebih lanjut bersama beberapa pimpinan organisasi desa terkait revisi UU Nomor 6/2014 tentang Desa.

Hal itu diungkapkan Ketua DPR RI Puan Maharani saat jumpa pers di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (5/12).

“Saya dan Pak Dasco menemui perwakilan dari organisasi kepala desa untuk membicarakan dan mendengarkan aspirasi yang mereka harapkan terkait dengan revisi UU Desa,” ungkap Puan.


Puan mengatakan, kesepakatan antara pimpinan DPR RI akan membentuk kelompok kerja (Pokja) bersama perwakilan organisasi desa menindak lanjuti revisi UU Desa.

“Dan insya Allah ini akan kita jalankan bersama sambil mengikuti mekanisme yang ada, tatib yang ada di DPR RI,” kata Politikus PDIP ini.

Selain itu, Puan juga memastikan pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah terkait untuk membahas revisi UU Desa.

“Sekaligus menampung masukan ataupun aspirasi dari elemen-elemen lain, sehingga nanti hal yang bisa dihasilkan bisa bermanfaat bukan hanya kepala desa tetapi juga buat seluruh desa di seluruh Indonesia,” demikian Puan.

Sebelumnya, ribuan massa yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) mendesak DPR RI untuk mengesahkan Revisi Undang-Undang (UU) Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Desakan itu disuarakan Apdesi dalam aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, pada Selasa siang (5/12).

“Kawan-kawan, kita harus memperjuangkan agar revisi UU Desa segera disahkan oleh Ibu Puan Maharani,” teriak salah seorang orator dari atas mobil komando.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

UPDATE

Kapolri Resmi Larang Seluruh Polisi Pakai Vape

Minggu, 01 November 2026 | 21:51

Ketidakpuasan terhadap Kinerja Pemerintah

Minggu, 01 November 2026 | 21:33

Gaduh Penggeledahan Pesantren, Polri Libatkan Propam

Minggu, 01 November 2026 | 20:41

Dua Nasabah Gugat AIA Financial ke PN Jaksel

Minggu, 01 November 2026 | 20:18

Mantra Mahasiswa dan Mengapa Rakyat Sering Kali Dikalahkan?

Minggu, 01 November 2026 | 19:36

KB Bank Syariah Digugat ke Pengadilan

Minggu, 01 November 2026 | 18:39

Pakar Tata Negara Bongkar Efek Putusan MA Terhadap Nasib Gibran

Minggu, 01 November 2026 | 18:15

Cancel Culture RANS-Willie Salim Contoh Kemarahan Publik

Minggu, 01 November 2026 | 17:41

Lulusan Trisakti Didorong Jadi Generasi Inovatif dan Berjiwa Wirausaha

Minggu, 01 November 2026 | 17:23

Elemen Umat Islam Harus Bersatu Perkuat Ekonomi melalui Koperasi

Minggu, 01 November 2026 | 17:00

Selengkapnya