Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Terdampak Longsor, Dua Rangkaian Kereta Berputar ke Jalur Utara

SENIN, 04 DESEMBER 2023 | 13:51 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

PT KAI Daop 8 Surabaya memohon maaf atas ketidaknyamanan pelanggan karena adanya jalur rel yang terdampak longsor.

Diberitakan Kantor Berita RMOLJatim, longsor terjadi akibat curah hujan tinggi, di KM 340+100 antara Stasiun Karanggandul-Karangsari wilayah Daop 5 Purwokerto pada Senin dini hari (4/12).

Imbas dari kejadian tersebut, perjalanan KA jarak jauh yang melewati jalur tersebut, untuk sementara waktu dialihkan perjalanannya lewat jalur utara, yakni Tegal-Semarang-Solo. Hingga siaran pers ini diterbitkan.


KA Jarak jauh kedatangan Daop 8 Surabaya yang mengalami perubahan rute tersebut, yaitu KA Argo Semeru relasi Gambir-Surabaya Gubeng.

Serta KA Ranggajati relasi Cirebon-Surabaya Gubeng-Jember.

Informasi dari Petugas PT KAI Daop 5 Purwokerto bahwa pukul 04.27 jalur hulu dan hilir di lokasi tidak dapat dilewati oleh KA karena tertimbun longsoran akibat curah hujan yang tinggi.

Saat ini, Tim dari Daop 5 tetap berusaha untuk membersihkan jalur KA dari longsoran sehingga jalur KA bisa dilewati kembali.

Untuk sementara waktu, demi keselamatan dan penanganan jalur hilir dan hulu yang terdampak maka perjalanan kereta dialihkan.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya