Berita

Gibran Rakabuming Raka/RMOL

Politik

Gibran: Yang Komen Akun Palsu, Kok yang Dikatain Saya, Bang?

MINGGU, 03 DESEMBER 2023 | 22:19 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Akun palsu atau fake account bertebaran di media sosial. Akun itu seolah milik tokoh politik tertentu, padahal hanya mirip pada penamaan saja. Akun seperti itu biasanya bertujuan men-downgrade sang tokoh.

Seperti akun media sosial X @GibranRakabumi, yang terkesan mirip nama Calon Wakil Presiden Nomor Urut 2, Gibran Rakabuming Raka. Sementara kicauannya selalu menyudutkan Walikota Solo itu.

Seperti kicauan menyindir Debat Pilpres 2024 yang sedang ramai diberitakan. Publik menilai, debat Cawapres yang dibantu Capres jelas menguntungkan Gibran. Sementara akun itu justru nyinyir, bahwa debat bukan hal substansial dalam mensejahterakan rakyat.


“Jika debat dapat menyejahterakan rakyat, pasti rakyat Indonesia jadi yang paling sejahtera di muka bumi. Tiap hari ada saja yang diperdebatkan,” kicau akun itu, Sabtu (2/12).

Akun itu seolah ingin menggambarkan bahwa Gibran merupakan sosok anti debat. Padahal, lewat statemen resminya, Gibran memastikan perubahan format debat itu tidak serta merta menguntungkan dirinya.

Tak cukup sampai di situ, akun @GibranRakabumi memancing masalah dengan menyinyiri hadiah replika orang melangkah di anak tangga dari Calon wakil Presiden Nomor Urut 3, Mahfud MD, di acara 13 Tahun Mata Najwa.

“Acara ulang tahun malah dipakai ajang sindir-menyindir. Tua tapi tidak dewasa,” tutur akun @GibranRakabumi.

Sontak akun Gibran yang asli berkomentar. Pasalnya, ada pihak yang menganggap itu akun asli dan langsung memaki Gibran dengan kata-kata kasar.

“Yang komen akun palsu. Tapi kok yang dikatain malah saya, bang?” sesal Gibran yang keheranan, lewat akun aslinya, @gibran_tweet.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya