Berita

Calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto saat menghadiri Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) III Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara/Ist

Politik

Candaan Prabowo di Depan Ulama MUI: Mantan Jenderal Diatur Banser

MINGGU, 03 DESEMBER 2023 | 10:07 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto mengimbau masyarakat tidak mengedepankan amarah dan menghormati keputusan dalam setiap tahapan Pemilu 2024.

"Jangan marah-marah, kita semua saling menghormati. Saya akan hormati keputusan rakyat Indonesia," kata Prabowo saat menghadiri Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) III Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara.

Prabowo mengatakan, Indonesia butuh pemimpin yang mampu menjaga kedaulatan negara agar tidak tertindas oleh negara.


"Negara yang tidak bisa menjaga kedaulatannya, (akan) diobrak-abrik, ditindak, diinjak-injak," kata Prabowo dikutip Minggu (3/12).

Sebelum menghadiri Mukernas III MUI, Prabowo baru saja menggelar kampanye terbuka perdananya di Tasikmalaya, Jawa Barat. Di Tasikmalaya, Prabowo  mengunjungi Ponpes Miftahul Huda dan Ponpes Cipasung.

"Saya mulai keliling, saya minta maaf tadi dari airport dijemput oleh Pak Nusron Wahid. Langsung saya digerek ke mari," kata Prabowo.

"Inilah demokrasi. Mantan Jenderal diatur oleh Banser," canda Prabowo disambut tawa para ulama.

Diketahui Nusron Wahid merupakan Sekretaris TKN Prabowo-Gibran sekaligusKetua umum Pengurus Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor.



Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya